Miriss! Maraknya Bisnis Spa dan Panti Pijat Plus di Kota Kretek Kudus

Gambar ilustrasi.

KUDUS || jatenggayengnews.com – Bisnis spa dan panti pijat plus semakin berkembang di kawasan Kota Kretek Kudus. Selain diduga beroperasi tanpa izin, beberapa salon yang digunakan untuk kegiatan pijat ini juga terlibat dalam praktik prostitusi terselubung. Salah satunya adalah salon yang bernama Any Griya, yang terletak di perumahan Megawon.

Berdasarkan pengakuan salah satu karyawan dengan nama samaran “Bella,” salon tersebut menawarkan layanan pijat plus-plus dengan jaminan keamanan di depan dan belakang tempat tersebut.

BACA JUGA  Pengumuman Pasangan Calon Bupati Terpilih dan Pemberhentian Bupati Blora

Penyelidikan yang dilakukan oleh tim investigasi dari Chanel7.id dan Media Group mengungkapkan adanya praktik prostitusi yang terjadi di bulan Suci Ramadhan.

Tim investigasi menemukan bukti-bukti berupa rekaman video serta pengakuan dari karyawan salon tersebut. Di lokasi itu terdapat enam kamar dan sekitar enam hingga tujuh wanita yang terlibat.

BACA JUGA  Kasrem 133/Nani Wartabone Ikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Zebra Otanaha 2024 di Gorontalo

Tim juga mencoba berpura-pura meminta layanan pijat dan langsung ditawarkan dengan tarif antara 250 ribu hingga 500 ribu rupiah.