MADINA, Siabu, Sumatra Utara||Jatenggayengnews.com – Warga Sihepeng Tolu (3), Herman, menjadi korban pembacokan yang diduga dilakukan oleh seorang pengedar narkoba dengan senjata tajam jenis samurai. Tragedi ini diduga dipicu oleh dendam pribadi antara pelaku dan paman korban, yang berusaha mencegah peredaran narkoba di Desa Sihepeng. Pembacokan yang terjadi mengakibatkan luka serius di tubuh Herman, dengan luka bacok sepanjang 5 cm di bagian pinggang kanan.
Menurut penuturan F Nasution, salah seorang keluarga korban, kejadian ini diduga dilakukan oleh Sarwaki, seorang pengedar narkoba yang telah memiliki catatan kriminal. Baru-baru ini, lima kolega Sarwaki telah ditangkap dan dijadikan tersangka oleh kepolisian atas keterlibatannya dalam peredaran narkoba jenis sabu-sabu di Kecamatan Siabu. “Kami menduga pelaku melampiaskan dendam terhadap keluarga kami setelah beberapa temannya ditangkap polisi,” ungkap F di RSUD Panyabungan, Kamis malam (21/02/2025).
Sebelum kejadian, paman korban, Hendra, yang merupakan aparat desa, mendapat teror dari pelaku. Hendra, yang berusaha menghalangi peredaran narkoba di desa tersebut, diduga menjadi sasaran utama pelaku. Namun, saat kejadian, Herman yang kebetulan berada bersama Hendra, menjadi korban pembacokan. “Pelaku kemungkinan melampiaskan kemarahannya kepada korban, karena ia tidak berhasil menyasar Hendra,” tambah F.
Akibat pembacokan tersebut, Herman sempat dirawat di Puskesmas Siabu sebelum dirujuk ke RSUD Madina karena fasilitas yang terbatas. Kini, korban sedang dirawat di ruang UGD RSUD Panyabungan. “Luka yang diderita korban sekitar 5 cm di bagian pinggang,” jelas F. Ia berharap pihak kepolisian segera menangkap pelaku yang setelah melakukan aksi kejamnya langsung melarikan diri.
Hingga malam ini, warga bersama kepolisian masih berusaha mencari keberadaan pelaku di sekitar Desa Sihepeng. Masyarakat setempat mengecam keras tindakan pengedaran narkoba yang diduga melibatkan pelaku dan bertekad untuk melawan peredaran narkoba di wilayah mereka.
file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg






