Jatenggayengnews.com – Kisah seorang wanita bernama Khanittha “Mint” Phasaeng belakangan ini menjadi sorotan di media sosial Bangkok, Thailand. Mint baru saja dinobatkan sebagai pemenang kontes kecantikan Miss Uncensored News Thailand 2015, dan kemenangannya mendapat pujian luas dari netizen. Namun, gelar tersebut hampir dibatalkan setelah diketahui bahwa Mint memalsukan biodata saat mendaftar. Dalam formulir pendaftaran, Mint menyatakan bahwa dia lulus dari Mathayom 6 (setara tingkat 12), padahal tingkat pendidikan tertingginya hanya Mathayom 3. Hal ini terungkap ketika pihak universitas menawarkan beasiswa kepada pemenang, dan mereka menghubungi panitia kontes.
Meski demikian, setelah beberapa hari dan perdebatan tentang keabsahan kemenangannya, penyelenggara memutuskan untuk membiarkan Mint mempertahankan gelarnya. Kemenangan Mint menjadi semakin mengharukan setelah terungkap bahwa ia berasal dari keluarga yang kurang mampu. Mint membantu ibunya dengan memulung untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Selain itu, dia juga bekerja sebagai penari untuk grup musik lokal dan menjual barang bekas untuk menambah penghasilan.
Walaupun semakin dikenal karena gelarnya, Mint tidak merasa malu dengan pekerjaan yang dilakukannya. Justru, ia berjanji untuk terus mendukung ibunya karena memulung adalah pekerjaan yang membesarkannya. Mint pun meminta maaf kepada penyelenggara kontes kecantikan, Somchai Leknoi, atas pemalsuan data yang dilakukannya dan mengaku tidak berniat melakukannya. Dia bahkan menjelaskan bahwa dia tidak memeriksa formulir pendaftaran yang diisi oleh saudaranya sebelum diserahkan kepada panitia. Sebagai bagian dari hadiahnya, Mint menerima uang tunai sebesar 30.000 baht (sekitar Rp11 juta).






