Beginilah Solusi Polisi di Gubug Saat Menghadapi Kelangkaan Gas Melon

GROBOGAN || jatenggayengnews.com – Menyikapi kelangkaan gas melon yang semakin meluas di beberapa wilayah, Bripka Sigit Mujiyanto, Bhabinkamtibmas Polsek Gubug, Polres Grobogan, melakukan langkah inovatif dengan mengajak warga untuk beralih ke penggunaan biogas. Pemanfaatan kotoran ternak sebagai bahan baku biogas diharapkan dapat menjadi solusi alternatif yang ramah lingkungan dan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.

Bripka Sigit menjelaskan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan masyarakat pada gas melon yang semakin sulit ditemukan. Ia mengatakan, “Melihat kelangkaan gas melon yang dirasakan masyarakat, kami mencoba mencari solusi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan kotoran ternak untuk menghasilkan biogas.”

BACA JUGA  Pasca Banjir Kodim 0716/Demak Kerahkan 100 Personel Bersihkan Endapan Lumpur dan Sampah

Dalam rangka memperkenalkan teknologi biogas ini, Bripka Sigit langsung mendatangi warga Desa Trisari, Gubug, untuk memberikan pemahaman tentang cara kerja sistem biogas. Warga diberikan penjelasan mengenai proses pengolahan kotoran ternak, seperti sapi atau kambing, menjadi gas yang dapat digunakan untuk memasak di rumah tangga.

Lebih lanjut, hasil sampingan dari proses fermentasi kotoran ternak dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik, yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya mendapatkan sumber energi alternatif tetapi juga pupuk yang dapat membantu meningkatkan hasil pertanian mereka.

BACA JUGA  Lanal Banyuwangi Sukses Panen Raya Ubi Jalar untuk Ketahanan Pangan

Selain manfaat praktis ini, penggunaan biogas diharapkan dapat mengurangi polusi, mengurangi emisi gas rumah kaca yang dihasilkan dari pembakaran gas fosil dan kayu bakar, serta mengurangi sampah organik. Hal ini juga akan turut memperbaiki kualitas lingkungan sekitar.

Dengan adanya solusi biogas ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya penggunaan energi terbarukan dan ramah lingkungan. Program biogas ini juga diharapkan dapat mendukung ketahanan energi dan memberikan dampak positif bagi perekonomian keluarga melalui hasil pertanian yang lebih produktif.

BACA JUGA  Pangdam IV/Diponegoro Bagikan Kaos Olahraga, Dorong Prajurit dan PNS Semakin Semangat Jaga Kebugaran

“Kami akan terus mengedukasi warga dan membantu mereka dalam menjalankan program-program yang mendukung ketahanan energi dan lingkungan,” ujar Bripka Sigit Mujiyanto.

Dengan adanya biogas, diharapkan dapat tercipta masa depan yang lebih berkelanjutan, baik dari segi lingkungan maupun perekonomian masyarakat.

file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg
Gambar 1 Gambar 2