Gercep Tiga Pilar Membantu Korban Banjir dan Tanah Longsor di Kecamatan Tlogosari

Bondowoso||Jatenggayengnews.com, 23 Desember 2024 – Polres Bondowoso melalui Polsek Tlogosari bersama Koramil Tlogosari, kecamatan setempat, serta warga sekitar, melaksanakan kegiatan kerja bakti membersihkan sisa-sisa bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut pada Minggu, 22 Desember 2024. Kerja bakti ini dilakukan di beberapa titik, di antaranya Dusun Sukorejo, Dusun Sumber Balen, Dusun Suko Jawa Desa Pakisan, dan Dusun Sempolan Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogosari, Kabupaten Bondowoso.

Penyebab Banjir dan Longsor: Hujan Lebat dan Material dari Gunung Raung

Bencana alam yang terjadi dimulai dengan hujan lebat pada Minggu malam (22/12/2024) antara pukul 20.30 hingga 22.00 yang menyebabkan luapan air dan tanah longsor di kaki Gunung Raung. Material longsoran menimbulkan genangan air yang melanda beberapa dusun, menyebabkan kerusakan pada infrastruktur, seperti jembatan penghubung antar dusun. Selain itu, tumpukan lumpur dan sisa banjir juga merusak jalan-jalan utama yang menghubungkan desa-desa tersebut.

BACA JUGA  Danlanal TBA Hadiri Upacara Detik-Detik HUT RI Ke-78 Tahun 2023

Tanggap Bencana Tiga Pilar: Polri, TNI, dan Pemerintah Desa

Dalam upaya membersihkan kawasan yang terdampak bencana, Polsek Tlogosari, Koramil Tlogosari, dan warga bekerja sama dalam kegiatan kerja bakti. Menurut Kapolsek Tlogosari, Iptu I Nyoman Nengah, kegiatan ini merupakan bagian dari tanggap bencana Polri dan wujud kepedulian terhadap warga yang terkena musibah.

“Kerja bakti ini adalah bentuk kesiap-siagaan Polri dalam menghadapi bencana alam, sekaligus solusi untuk membantu warga yang terkena dampak. Di lokasi jembatan penghubung dua dusun yang rusak, kami membutuhkan alat berat untuk membersihkan material yang menimbun dan memutus akses,” ujar Kapolsek I Nyoman.

Kapolsek juga melaporkan bahwa hingga saat ini tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut. Namun, jembatan penghubung antar dusun masih belum dapat dilalui karena banyaknya material longsoran yang menutup jalur tersebut.

BACA JUGA  Tersangka Baru Kembali Ditahan dalam Kasus Korupsi Proyek Sampah Rp 75,9 Miliar di Tangsel

Jumlah Personel yang Dikerahkan

Untuk membersihkan jalan dan evakuasi material, sebanyak 30 orang terlibat dalam kerja bakti tersebut. Jumlah personel yang terlibat terdiri dari 5 anggota Polsek, 5 anggota Koramil, 5 staf kecamatan, 15 orang dari pemdes, serta masyarakat sekitar.

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Hari ini kita turunkan anggota Polsek sebanyak 5, anggota koramil sebanyak 5, staf kecamatan 5, pemdes sebanyak 15, serta masyarakat sekitar lokasi, untuk membantu pembersihan jalan dan evakuasi,” ungkap Kapolsek.

Imbauan untuk Masyarakat

Kapolsek I Nyoman juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya bencana alam lainnya. Ia meminta agar setiap tanda-tanda bencana segera dilaporkan kepada aparat setempat untuk segera ditangani.

BACA JUGA  Kodim 0726/Sukoharjo Gelar Donor Darah Peringati HUT RI Ke-78

“Jika terjadi bencana alam, segera laporkan kepada pihak berwenang agar dapat segera diatasi dengan cepat. Mari kita bersama-sama menjaga keselamatan dan mengurangi dampak buruk yang mungkin timbul,” pungkasnya.

Kegiatan ini menunjukkan sinergi antara TNI, Polri, dan masyarakat dalam menghadapi bencana alam, serta pentingnya kerja sama antara berbagai pihak untuk meringankan beban korban dan mempercepat pemulihan kawasan terdampak.

(Tim)

file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg
Gambar 1 Gambar 2