Atambua||Jatenggayengnews.com, 23 Desember 2024 – Aksi tak senonoh yang dilakukan seorang dokter di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), menggemparkan masyarakat setempat. Seorang oknum dokter berinisial CV yang bertugas di Puskesmas Atapupu, Kecamatan Kakuluk Mesak, diduga melakukan pelecehan terhadap seorang mahasiswa magang.
Menurut informasi yang beredar, CV diduga berusaha memaksa mahasiswi magang tersebut untuk melakukan adegan panggilan video dewasa melalui aplikasi WhatsApp, dengan tujuan untuk memenuhi hasrat pribadinya. Tangkapan layar dari percakapan WhatsApp antara dokter tersebut dan mahasiswa magang yang beredar luas di media sosial menunjukkan bahwa dokter tersebut berulang kali merayu dan mencoba mempengaruhi mahasiswi tersebut untuk memenuhi permintaannya yang tidak senonoh.
Tanggapan Masyarakat
Masyarakat Kabupaten Belu, khususnya di Atambua, menjadi heboh setelah chatingan antara oknum dokter dan mahasiswa magang tersebut beredar luas di media sosial. Banyak warga yang mengecam keras perilaku dokter tersebut, menyebutnya sebagai tindakan yang biadab dan merendahkan martabat profesi kedokteran.
Pihak Berwenang Belum Diberikan Keterangan Hingga berita ini diturunkan, pihak redaksi Batastimor.com masih berupaya menghubungi oknum dokter CV dan pihak terkait untuk memberikan klarifikasi. Pihak Kepolisian dan Dinas Kesehatan Kabupaten Belu diharapkan segera turun tangan untuk menyelidiki dan menindaklanjuti kasus ini.
Pelecehan semacam ini memicu kecaman luas, dan diharapkan ada tindakan tegas agar kejadian serupa tidak terulang. Diharapkan pula agar para mahasiswa magang, terutama di sektor kesehatan, mendapat perlindungan yang lebih baik dan tidak terjebak dalam situasi yang merugikan atau membahayakan mereka.






