Pria Menyamar Anggota Polri Tipu Korban Bermodus Rekrutmen Kerja

Banjarbaru||Jatenggayengnews.com_Harapan seorang perempuan untuk memperoleh pekerjaan di lingkungan kepolisian berubah menjadi mimpi buruk setelah diduga menjadi korban penipuan bermodus rekrutmen kerja. Pelaku yang diduga menyamar sebagai anggota Polri berhasil meyakinkan korban dengan berbagai janji hingga korban mengalami kerugian mencapai jutaan rupiah.

Pria berinisial SA (26) kini harus berhadapan dengan proses hukum setelah diduga menjalankan aksi penipuan dengan mengaku sebagai anggota Polri. Kepada korban, pelaku menjanjikan dapat membantu meloloskan proses penerimaan kerja di Polres Banjarbaru, Kalimantan Selatan, asalkan korban menyerahkan sejumlah uang sebagai biaya pengurusan.

BACA JUGA  Terjun ke Area Pertanian, Polsek Godong Berkomitmen Dukung Ketahanan Pangan

Karena percaya dengan identitas dan janji yang disampaikan pelaku, korban pun memenuhi permintaan tersebut. Namun, setelah uang diserahkan, pekerjaan yang dijanjikan tak kunjung terwujud. Pelaku juga mulai sulit dihubungi hingga akhirnya korban menyadari telah menjadi sasaran penipuan dan melaporkan kejadian itu kepada pihak berwajib.

Berdasarkan laporan yang diterima, aparat kepolisian segera melakukan penyelidikan. Hasil penyelidikan mengarah kepada SA yang kemudian diamankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Polisi juga mengumpulkan sejumlah barang bukti serta meminta keterangan dari saksi-saksi guna memperkuat proses penyidikan.

BACA JUGA  Puluhan Pasangan Muda Mudi Terjaring Ops Pekat Candi 2024 Polres Boyolali

Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak yang mengaku memiliki jalur khusus atau mampu meloloskan seseorang menjadi pegawai maupun anggota instansi tertentu dengan imbalan uang. Rekrutmen di lingkungan pemerintah, termasuk kepolisian, dilakukan secara resmi, transparan, dan tidak dipungut biaya.

Masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi informasi terkait proses penerimaan kerja melalui saluran resmi serta segera melapor kepada aparat apabila menemukan indikasi praktik penipuan berkedok rekrutmen. Dengan meningkatnya kewaspadaan, diharapkan semakin sedikit masyarakat yang menjadi korban modus serupa di masa mendatang.

file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg
Gambar 1 Gambar 2