GROBOGAN || jatenggayengnews.com – Dalam menyambut dirgahayu Kabupaten Grobogan ke 298, Mahasiswa Wali Sembilan khususnya yang KKN posko 08 desa Ngombak, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan yang berjumlah 14 mahasiswa melakukan kegiatan sunat massal dan bekerja sama dengan JB (Jumat bersedekah) RS. PKU Muhammadiyah Gubug, Puskesmas Kedungjati dan Dirut PT Jateng Gayeng News media. Acara yang berlangsung dibalai desa Ngombak. Minggu, (03/03/2024) sekira pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan yang dihadiri 8 Tim medis dari RS, Babinsa mewakili Koramil Kedungjati dan peserta sunat masal 16 anak dan para mahasiswa KKN posko 08.
Didik mewakili dari JB dan Tim medis dalam sambutanya, berterima kasih atas undangan kegiatan ini, dalam kegiatan sunat massal ini sasaran utamanya yaitu anak yatim orang miskin dan intinya yang terbengkelai dengan biaya.
“Ia juga bangga dengan inisiatif para mahasiswa yang mengadakan program kegiatan ini, karena ini mencangkup sosial kemasyarakatan yang notabennya KKN adalah pengabdian kepada masyarakat maka dengan senang hati kita siap membantu tim mahasiswa KKN yang di ketuai oleh mas Arifin, karena kebetulan istrinya mas Arifin kebetulan teman kami didalam pekerjaan rumah sakit. Semoga dengan adanya sunat massal ini bisa mencontohkan ke anak khusunya yang takut sunat tidak takut lagi, karena sunat menurut Islam hukumnya wajib,” imbuhnya.
Dirut PT. Jateng Gayeng News media, Intan Mustika Sari menyampaikan, “Saya merasa seneng atas keberhasilan kegiatan teman-teman KKN dari kampus Mahasiswa Wali Sembilan Semarang, Kegiatan ini sangat membantu masyarakat khusunya bagi para anak yang mau sunat, sehingga meringankan beban orang tuanya karena setelah disunat anak akan tumbuh menjadi remaja dan nantinya akan berbalas Budi ke orang tua,” ungkapnya.
Ahmad Mudhori selaku DPL posko 08 mengucapkan, “Sangat berterima kasih juga atas ide kreatif mahasiswa posko 08 yang sangat membantu masyarakat, rasa sosial yang tinggi dan bisa melakukan pengabdian ke masyarakat adalah tugas dari mahasiswa KKN oleh karena itu mahasiswa harus mengerti dan tau gimana rasa pengabdian dimasyarakat. Semoga para mahasiswa kelak menjadi anak-anak yang sukses dan berahlaq baik dan selalu ada untuk masyarakat dan sukses untuk semuanya, karena ilmu penting tapi yang lebih penting adalah ahlaq,” Pungkasnya. (Lu2k/red)






