PDM Purworejo Angkat Isu Strategi Penanganan Stunting

PURWOREJO || Jatenggayengnews.com – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Purworejo Jawa Tengah menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musyda) Muhammadiyah periode Memajukan Purworejo Mencerahkan Semesta. Musyda dilaksanakan di Gedung SD Muhammadiyah Kutoarjo dan dibuka secara resmi oleh Asisten Bupati Purworejo, Minggu 25 Juni 2023.

Pada saat yang sama Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Purworejo juga menyelenggarakan Muktamar Aisyiyah bertemakan ‘Perempuan Berkemajuan Mencerahkan Peradaban Bangsa.
Hadir dalam kegiatan tersebut wakil ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, jajaran PDM, PCM dan PRM, unsur Forkompimda, Kejaksaan Negeri Purworejo, GOW, PCNU, Camat dan Forkompimcam, Pemuda Muhammadiyah, jajaran PDA Muhammadiyah dan peserta Musyda Muhammadiyah dan Aisyiyah Purworejo.

Ketua PDM Purworejo Pujiono mengatakan, Musyawarah Daerah merupakan Musyawarah tertinggi di tingkat daerah atau Kabupaten sebagai sarana evaluasi program 5 tahun sebelumnya dan merumuskan program berikutnya.
Pujiono menambahkan, saat ini Purworejo memiliki isyu strategis yaitu penanganan stunting, pengentasan kemiskinan dan beberapa masalah kesehatan masyarakat. Untuk itulah beberapa program terkait juga masuk dalam pembahasan program dalam Musyda.

BACA JUGA  Nasib, Warga Blora Tertangkap Basah Saat Lakukan Aksi di Grobogan

“Warga Muhammadiyah tidak boleh berbuat dengan istilah Krido Lumahing Asto, artinya jangan meminta atau menanti pemberian, tetapi lebih baik memberi, bersedekah, dalam kontek memberikan bantuan untuk kemashlahatan umat dan membangun masyarakat Purworejo,” Ujar Pujiono.

Muhammadiyah juga menjalin komponen bangsa, termasuk dengan NU, FKUB dan ulama serta umaro. Selanjutnya masyarakat dihimbau jika ada baiknya Muhammadiyah hendaknya sebarluaskan kepada khalayak dan jika ada yang kurang baik sampaikan kepada Muhammadiyah saja untuk perbaikan selanjutnya.

BACA JUGA  Kunjungi SMP, Polres Grobogan Ajak Pelajar Hindari Kenakalan Remaja

Asisten 1 Setda Kabupaten Purworejo Bambang Susilo membuka secara resmi Musyda dengan pemukulan gong serta membacakan sambutan Bupati Purworejo. Menurut Bambang Susilo, pengentasan kemiskinan termasuk stunting dan masalah kesehatan yang terindikasi di 71 desa di wilayah Kabupaten Purworejo, perlu sinergi bersama semua pihak termasuk lembaga besar Muhammadiyah dan Aisyiyah.

Wakil Ketua PWM Jawa Tengah Muhammad Abdul Fattah Santoso menyampaikan tausiyah nya dan menyampaikan bantuan keuangan dari PWM Jawa Tengah untuk operasional PDM dan PDA Kabupaten Purworejo masing-masing sebesar Rp. 20 Juta.

BACA JUGA  Jasad Bayi Mengapung di Saluran Air, Diduga Hasil Hubungan Gelap

Usai acara pembukaan, para peserta Musyda langsung menuju ruang sidang Musyda Muhammadiyah dan Musyda Aisyiyah di ruang yang berbeda. Dalam Musyda tersebut tercatat juga perencanaan PDM Purworejo untuk membangun amal usaha di bidang kesehatan yaitu rumah sakit PKU Muhammadiyah Purworejo. (Budhy Sanjaya)

 

Wartawan : Arifin

Editor        : Luluk

file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg
Gambar 1 Gambar 2