Pisah Sambut Kapolres Jepara Diwarnai Pedang Pora

JEPARA || jatenggayengnews.com – Tongkat komando Kepolisian Resor (Polres) Jepara dari Kapolres Jepara AKBP Warsono resmi beralih ke AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, Sabtu (06/05/2023).

Pisah sambut orang nomor satu di Polres Jepara dilakukan dengan Tradisi Pedang Pora.

Kapolres Jepara baru, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, S.I.K., M.PICT., M.Krim bersama Ketua Bhayangkari, disambut Wakapolres Jepara bersama ibu dan mendapat kalungan Bunga.

Selanjutnya, memasuki Gerbang Pora dengan formasi pedang yang dihunus di atas kepala, berbentuk gapura dan berbaris memanjang saat memasuki gerbang Mako Polres Jepara.

BACA JUGA  Polda Kalteng Musnahkan 1 Kg Sabu Hasil Pengungkapan Selama 2 Bulan

Diketahui, serah terima jabatan Kapolres Jepara dari AKBP Warsono kepada pejabat baru AKBP Wahyu Nugroho Setyawan telah dilaksanakan Selasa (02/05/2023) lalu, di Polda Jawa Tengah.

Sebelum menjabat Kapolres Jepara, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan menjabat sebagai Kapolres Sukoharjo.

Sedangkan AKBP Warsono, selanjutnya akan mengemban tugas sebagai Kapolres Klaten. Ia menjabat sebagai Kapolres Jepara selama sekitar 1 tahun 10 bulan.

AKBP Warsono berpesan agar dapat membantu Kapolres yang baru dalam melaksanakan tugas di Polres Jepara.

“Setelah 1 tahun 10 bulan menjabat disini saya banyak mengucapkan terima kasih karena dibantu oleh personel yang bekerja sepenuh hati mendukung pelaksanaan tugas dalam melayani masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA  Dandim Boyolali Hadiri Peresmian Central Kitchen Badan Gizi Nasional di Ngemplak

Sementara itu, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan sebagai pejabat baru Kapolres Jepara mengucapkan terima kasih kepada AKBP Warsono yang sekarang menjadi Kapolres Klaten, dimana telah menumbuhkan semangat personel Polres Jepara untuk melaksanakan dinas dan mohon dukungan serta kerja sama rekan-rekan dalam menjaga wilayah Polres Jepara ini bisa tetap kondusif.

“Saya mohon dukungan dan kerjasama dari semua stakeholder terkait termasuk media, karena media memiliki peran penting sebagai etalase untuk membangun citra polri yang semakin humanis.” Pungkasnya.

BACA JUGA  Gubernur Mahyeldi Turun Tangan Bersihkan Longsor Malalak

Setelah acara pedang pora, dilanjutkan sejumlah rangkaian kegiatan. Seperti Lapsat (laporan Kesatuan), apel Welcome and Farewell dan acara lainnya yang bersifat internal kepolisian.

Wartawan : Malice

Editor        : Risa

Gambar 1 Gambar 2