Melalui Sambutan Kasad, Kakudam IV/Diponegoro Sebut TNI AD Harus Menjadi Pemersatu Bangsa

Tentang Kami1854 Dilihat

SEMARANG || jatenggayengnews.com – Mewakili Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Widi Prasetijono, dihadapan seluruh Prajurit dan PNS, Kakudam Kolonel Cku Sonni Denni Sumolang mengingatkan untuk tidak berbuat tindakan yang dapat mencoreng nama baik TNI, khususnya melukai hati rakyat. Pernyataan tersebut diucapkan saat memimpin Upacara Bendera 17-an di Lapangan Makodam. Rabu (17/5/2023).

Membacakan sambutan Kasad, sebelumnya pada pelaksanaan KTT ASEAN 2023 di Labuhan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kakudam mengatakan Indonesia telah sukses menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan event tersebut. Dimana pada pelaksanaannya tidak terlepas dari sinergi antar institusi untuk melaksanakan pengamanan VVIP.

BACA JUGA  Ramadhan Safety Class, Satlantas Polresta Pati Dekatkan Diri dengan Santri TPQ Darul Fikri

“Meskipun Kodam IV/Diponegoro tidak terlibat langsung, namun hal tersebut menjadi bukti bahwa sinergi antar institusi merupakan salah satu kunci utama dalam keberhasilan pelaksanaan tugas”, Ujar Kakudam.

Selain itu melalui kebijakan kebijakan TNI AD dalam mendukung berbagai program Pemerintah dibidang sosial kemasyarakatan memberikan kontribusi yang positif, dengan menempatkan TNI sebagai institusi yang paling dipercaya oleh masyarakat.

Meskipun banyak tugas yang berhasil diemban dengan baik, namun demikian masih ada kekurangan yang harus segera diperbaiki, diantaranya meningkatkan kualitas Prajurit hingga pelanggaran yang dilakukan oleh oknum personel TNI AD yang dapat merusak citra TNI.

BACA JUGA  Roy Suryo Anggap Penetapan Tersangka Sebagai Bentuk Kriminalisasi Peneliti Dokumen Publik

“Berbagai permasalahan tersebut harus menjadi koreksi kita bersama dan harus segera diperbaiki agar tidak terulang di masa mendatang”

Bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional pada tanggal 20 Mei mendatang, Kakudam mengharapkan kiranya momentum tersebut menjadi pembangkit semangat kepada seluruh Prajurit dan PNS untuk lebih baik lagi dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada Bangsa dan Negara Indonesia.

Selanjutnya memasuki tahun politik, Kakudam menegaskan kepada seluruh jajaran untuk terus memegang teguh komitmen netralitas dan menjadi penengah dalam polarisasi masyarakat.

“Kita harus menjadi penyejuk suasana dan menjadi katalisator serta pemersatu dari semua lapisan masyarakat. Jangan ada Prajurit TNI AD yang terjebak dalam politik praktis dan terseret oleh kepentingan-kepentingan pribadi, kelompok maupun golongan tertentu”, Tegas Kakudam.
(Pendam IV/Diponegoro)

BACA JUGA  Dugaan Pelanggaran Etika Perangkat Desa di Probolinggo: MLS Disomasi Usai Diduga Intimidasi Narasumber

Wartawan : Malice

Editor        : Risa

Gambar 3
file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg
Gambar 1 Gambar 2