DEMAK ||Jatenggayengnews.com- PT Saprotan Utama Nusantara Kembangarum, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, didesak segera memberikan sikap dan penjelasan resmi terkait mencuatnya dugaan hubungan khusus antara seorang pejabat perusahaan berinisial ST dengan kepala mandor bagian kebersihan berinisial YT yang belakangan menjadi sorotan di lingkungan perusahaan.
Munculnya berbagai isu di kalangan karyawan dinilai berpotensi mengganggu iklim kerja, menurunkan kepercayaan pekerja terhadap manajemen, serta memunculkan persepsi adanya perlakuan istimewa dalam lingkungan perusahaan.
Sejumlah karyawan mengaku mempertanyakan profesionalisme perusahaan setelah beredar kabar mengenai kedekatan kedua pihak tersebut. Apalagi, sejumlah pekerja juga mengeluhkan adanya dugaan pengaruh yang terlalu besar dari salah satu pihak dalam berbagai urusan internal perusahaan.
Dalam klarifikasi yang diterima awak media melalui surat elektronik pada 17 Juni 2026, ST yang menjabat sebagai Plant Manager PT Saprotan Utama Nusantara Kembangarum mengakui telah menjalin hubungan pernikahan siri secara agama dengan YT.
“Definisi selingkuh itu berhubungan secara diam-diam. Faktanya sehari-hari semua karyawan pabrik dan tetangga sudah tahu bahwa saya sudah suami istri sah secara agama (nikah siri), dan tidak ada rahasia lagi,” tulis ST dalam keterangannya.
Meski demikian, pengakuan tersebut justru memunculkan pertanyaan baru di kalangan pekerja mengenai potensi konflik kepentingan dalam hubungan atasan dan bawahan di lingkungan kerja. Sejumlah karyawan berharap manajemen perusahaan melakukan evaluasi internal guna memastikan seluruh kebijakan berjalan profesional, transparan, dan bebas dari dugaan penyalahgunaan wewenang.
Selain isu hubungan khusus tersebut, beredar pula berbagai keluhan dan tudingan lain yang berkembang di lingkungan perusahaan. Namun seluruh informasi tersebut masih memerlukan pembuktian lebih lanjut dan klarifikasi resmi dari pihak-pihak terkait.
Para pekerja mendesak PT Saprotan Utama Nusantara Kembangarum untuk tidak membiarkan polemik ini berlarut-larut. Transparansi dan langkah tegas dari manajemen dinilai penting demi menjaga kepercayaan karyawan, nama baik perusahaan, serta menciptakan suasana kerja yang sehat dan profesional.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen PT Saprotan Utama Nusantara Kembangarum belum memberikan keterangan resmi terkait langkah perusahaan menyikapi polemik yang berkembang. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan hak koreksi bagi seluruh pihak sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.
Alternatif judul yang lebih tajam:
PT Saprotan Didesak Bertindak, Dugaan Hubungan Khusus Pejabat dan Mandor Jadi Sorotan Karyawan
Karyawan Pertanyakan Profesionalisme PT Saprotan, Manajemen Diminta Buka Suara
Polemik Nikah Siri Pejabat dan Bawahan, PT Saprotan Jangan Bungkam
Iklim Kerja Terguncang, PT Saprotan Diminta Transparan Soal Dugaan Konflik Kepentingan
Desakan Menguat! PT Saprotan Harus Jelaskan Dugaan Hubungan Khusus yang Jadi Perbincangan Karyawan
Menghina Citra Buruh,Mandor PT.Saprotan Diduga Ada Hubungan Gelap Dengan Oknum Karyawan






