Gunungkidul || jatenggayengnews.com — Kecelakaan lalu lintas tragis melibatkan dua sepeda motor dan satu truk tronton terjadi di Jalan Wonosari–Semanu, tepatnya di Padukuhan Munggi Pasar, Kalurahan Semanu, Kapanewon Semanu, Jumat (5/6/2026) pagi. Seorang pembonceng sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah terlindas truk yang datang dari arah berlawanan.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 08.42 WIB saat arus lalu lintas di jalur utama tersebut cukup padat. Dua sepeda motor, Honda Vario dan Honda Beat, melaju beriringan dari arah Wonosari menuju Semanu.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Gunungkidul, Ipda Sugiyanto, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika pengendara Honda Beat mengurangi kecepatan karena ada kendaraan lain yang hendak masuk ke jalur utama. Di saat bersamaan, Honda Vario yang berada di belakang tidak sempat menghindar.
“Jarak yang terlalu dekat menyebabkan Honda Vario menabrak bagian belakang Honda Beat,” ujarnya.
Benturan keras membuat Honda Vario oleng dan terjatuh ke sisi kanan jalan. Pada waktu yang hampir bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk tronton yang tidak sempat menghindar.
“Pembonceng sepeda motor terjatuh ke badan jalan dan kemudian terlindas truk yang melintas,” lanjut Ipda Sugiyanto.
Korban meninggal dunia diketahui berinisial SW (46), warga Kulonprogo. Ia mengalami cedera kepala berat dan dinyatakan meninggal di lokasi kejadian. Sementara pengendara Honda Vario, CEZ (19), mengalami trauma pada bagian leher dan kini dirawat di rumah sakit dalam kondisi sadar.
Suasana lokasi kejadian sempat sempat membuat arus lalu lintas tersendat karena proses evakuasi korban dan pengamanan kendaraan yang terlibat kecelakaan.
Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Gunungkidul segera melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan sejumlah saksi untuk memastikan kronologi lengkap insiden tersebut.
Polisi mengimbau para pengguna jalan agar lebih berhati-hati, terutama di jalur utama Wonosari–Semanu yang kerap dilalui kendaraan besar dan memiliki potensi kecelakaan tinggi.
“Kami mengingatkan agar pengendara selalu menjaga jarak aman dan fokus saat berkendara,” tegas Ipda Sugiyanto.






