Jatenggayengnews.com || REMBANG – Jum’at (23/10/2026), Perjuangan Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-130 terus berlanjut. Kali ini, para prajurit harus menghadapi tantangan medan yang tidak mudah dengan menembus kawasan hutan di Desa Ngajaran demi mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur bagi masyarakat.
Di tengah rimbunnya pepohonan dan kondisi medan yang menantang, personel Satgas TMMD tetap menunjukkan semangat pantang menyerah. Dengan mengandalkan kerja sama, ketelitian, serta tenaga yang tidak sedikit, setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan secara bertahap demi mencapai sasaran pembangunan yang telah direncanakan.
Membelah kawasan hutan bukanlah pekerjaan ringan. Kondisi lingkungan yang masih alami, akses yang terbatas, serta tantangan medan menjadi bagian dari perjuangan yang harus dihadapi para prajurit di lapangan. Namun, semua itu tidak menyurutkan tekad Satgas TMMD untuk terus bekerja dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat.
Semangat gotong royong juga menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan program tersebut. Bersama masyarakat, Satgas TMMD bahu-membahu mengatasi berbagai kendala di lapangan, membuktikan bahwa kebersamaan merupakan modal penting dalam mewujudkan pembangunan di wilayah pedesaan.
Program TMMD Reguler ke-130 tidak sekadar menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga menjadi bukti nyata pengabdian TNI kepada rakyat. Setiap tenaga yang dicurahkan dan setiap tantangan yang dihadapi merupakan bagian dari upaya membuka akses, meningkatkan konektivitas, serta mendorong kesejahteraan masyarakat.
Bagi Satgas TMMD, beratnya medan bukanlah alasan untuk berhenti. Dengan semangat pengabdian dan kemanunggalan TNI bersama rakyat, pembangunan di Desa Ngajaran terus diupayakan agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Membelah Hutan, Menembus Medan, Demi Pengabdian untuk Rakyat. TMMD Reguler ke-130: Dari Rakyat, Oleh Rakyat, dan Untuk (Aji/Red) .
file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg






