Jatenggayengnews.com || REMBANG – Berbagai cara dilakukan personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-130 untuk mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur di Desa Ngajaran, Kecamatan Sale, Kabupaten Rembang. Selain menggunakan angkong, personel Satgas juga memanfaatkan pengki bambu untuk mengangkut material pedel di lokasi pengerjaan.
Penggunaan alat tradisional tersebut menjadi bagian dari upaya menyesuaikan peralatan dengan kebutuhan pekerjaan di lapangan. Material pedel dipindahkan secara bertahap untuk mendukung proses pembangunan sesuai tahapan yang telah direncanakan.
Di tengah cuaca panas dan aktivitas pembangunan yang membutuhkan tenaga fisik, para personel Satgas tetap menjalankan pekerjaan dengan semangat. Angkong dan pengki bambu digunakan sebagai alat bantu angkut material, sesuai kebutuhan di lokasi pengerjaan.
Pemanfaatan peralatan sederhana ini memperlihatkan bahwa proses pembangunan tidak hanya bergantung pada alat modern. Ketersediaan peralatan yang dapat digunakan di lapangan turut membantu mendukung pekerjaan, terutama ketika material harus dipindahkan secara bertahap.
Lebih dari sekadar aktivitas mengangkut material, kegiatan tersebut mencerminkan semangat pengabdian personel Satgas TMMD dalam mendukung pembangunan di wilayah perdesaan. Setiap tahapan pekerjaan dilakukan sebagai bagian dari upaya menghadirkan infrastruktur yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui program TMMD Reguler ke-130, TNI bersama masyarakat terus mendorong semangat gotong royong dalam pembangunan desa. Kerja sama dan keterlibatan berbagai pihak menjadi bagian penting untuk mendukung kelancaran pelaksanaan program tersebut.
TMMD Reguler ke-130 — Bersama Rakyat, Membangun Desa, Menguatkan Kemanunggalan.






