Tim Trauma Healing Polda Jateng Pulihkan Psikologis Warga

Tentang Kami37 Dilihat

MANGGARAI BARAT ||jatenggayengnews.com– Tim Trauma Healing Polda Jawa Tengah memberikan pendampingan psikologis kepada warga terdampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat mengurangi kecemasan dan memulihkan kekuatan mental setelah mengalami bencana.

Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari, Rabu hingga Kamis (19–20 Agustus 2026), di sejumlah lokasi terdampak gempa di Kecamatan Komodo. Sedikitnya 243 warga mendapatkan pendampingan psikologis dari personel Psikolog Kepolisian dan Biro SDM Polda Jateng.

Pada hari pertama, tim mengunjungi Desa Seraya Marannu, Pulau Seraya Besar. Sebanyak 157 warga mengikuti kegiatan pendampingan yang dikemas secara interaktif dan humanis.

BACA JUGA  Proyek Perbaikan Dam Air di Gading Disorot, Dinas PU Turun Tangan Cek Kualitas Konstruksi

Selanjutnya, pada Kamis (20/8/2026), pendampingan dilakukan di Pos Bencana Rumah Bhabinkamtibmas Desa Golo Bilas dan Kampung Gorontalo, Desa Gorontalo. Masing-masing lokasi diikuti 10 warga dan 76 warga.

Dalam kegiatan tersebut, tim memberikan dukungan emosional melalui komunikasi langsung, mendengarkan pengalaman warga, serta mengenalkan teknik relaksasi sederhana untuk membantu mengatasi kecemasan dan tekanan psikologis pascabencana.

Tim juga mengajak masyarakat berbagi cerita dan pengalaman agar warga merasa didengar serta memperoleh dukungan dalam menghadapi situasi sulit. Pendekatan ini dilakukan untuk membantu membangun kembali rasa aman dan kepercayaan diri masyarakat.

BACA JUGA  Tergiur pesugihan, kades di Brebes gadai mobil siaga dan korupsi ratusan juta

Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol. Yuliyanto, mengatakan bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan pokok dan perbaikan fasilitas, tetapi juga kondisi psikologis masyarakat.

Menurutnya, rasa takut dan kecemasan setelah gempa tidak selalu hilang ketika bencana telah berlalu. Karena itu, pendampingan psikologis diperlukan agar masyarakat mampu menghadapi masa sulit dan kembali menjalani aktivitas sehari-hari.

BACA JUGA  Beasiswa PT Timah 2026/2027 Dibuka

Polda Jateng berharap kegiatan trauma healing tersebut dapat membantu mengurangi kecemasan, memulihkan rasa aman, serta menumbuhkan semangat warga untuk bangkit dan menata kembali kehidupan setelah bencana.

Gambar 3
file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg
Gambar 1 Gambar 2