Berani Lawan Narkoba! Kadus Selambo Bakar Barak Diduga Sarang Sabu, Puluhan Orang Kabur

Tentang Kami22 Dilihat

DELI SERDANG ||Jatenggayengnews.com– Keberanian seorang perangkat desa di kawasan Selambo, Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, menjadi perhatian publik. Kepala Dusun (Kadus) III-A Selambo, Ayub Pringadi Marbun, nekat membubarkan aktivitas yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba dan perjudian, hingga berujung pada pembakaran barak liar.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (26/10/2026) sore di kawasan Gang Permai Indah 4, Dusun III-A Selambo. Aksi Ayub bahkan viral di media sosial setelah rekaman penggerebekan dan pembakaran barak beredar luas.

Menurut keterangan Ayub, dirinya secara tidak sengaja melihat sekitar 40 orang berkumpul di sejumlah pondok yang berada di kawasan tersebut. Ia menduga lokasi itu digunakan sebagai tempat mengonsumsi sabu-sabu, berjudi, hingga transaksi narkotika.

Sebelum mengambil tindakan, Ayub mengaku telah memberikan peringatan kepada orang-orang yang berada di lokasi agar menghentikan aktivitas tersebut. Namun, peringatan itu tidak diindahkan.

BACA JUGA  "Bocor! Suara Kades Muba Ungkap Deal Kordinasi dengan Kapolsek Keluang"

Merasa khawatir lingkungan tempat tinggal masyarakat dijadikan lokasi penyalahgunaan narkoba, Ayub kemudian membubarkan kerumunan tersebut.

Setelah kembali ke lokasi dengan membawa bahan bakar, ia mendapati orang-orang yang sebelumnya berada di sana sudah melarikan diri. Barang-barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas narkoba juga telah dibawa pergi.

Ayub kemudian membakar barak-barak tersebut agar tidak kembali digunakan untuk kegiatan serupa.

Polisi Turun Tangan, Pelaku yang Kabur Diburu

Aksi perangkat desa tersebut mendapat perhatian aparat kepolisian. Kasat Resnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, menyatakan pihaknya telah melakukan pengecekan ke lokasi dan tengah memburu orang-orang yang diduga terlibat.

BACA JUGA  18 Bencana Terjadi di Indonesia dalam Sehari

Dari hasil pemeriksaan di lokasi, petugas menemukan sejumlah plastik klip yang diduga berkaitan dengan aktivitas narkotika. Polisi juga menemukan indikasi adanya praktik perjudian.

Pihak kepolisian menegaskan akan mengejar para pelaku yang melarikan diri dan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Warga Berharap Selambo Bersih dari Narkoba

Keberadaan barak yang diduga menjadi tempat penyalahgunaan narkoba tersebut sebelumnya telah menimbulkan keresahan masyarakat sekitar.

Warga khawatir aktivitas ilegal itu dapat berdampak buruk terhadap keamanan lingkungan, terutama bagi anak-anak dan generasi muda yang tinggal di kawasan tersebut.

Kepala Desa Amplas, Usman, turut mengapresiasi keberanian Kadus Selambo dalam mengambil langkah pencegahan. Ia berharap masyarakat tidak takut melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing.

Menurutnya, pemberantasan narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah desa maupun kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

BACA JUGA  Kapolres Kendal: Hadir Bukan Sekadar Amankan, Tapi Juga Dengarkan Buruh

Peristiwa di Selambo menjadi pengingat bahwa ancaman narkoba harus dihadapi bersama. Masyarakat diharapkan tetap berani melapor, sementara penindakan terhadap dugaan tindak pidana harus dilakukan melalui koordinasi dengan aparat penegak hukum.

Kini, masyarakat berharap aparat kepolisian dapat mengungkap pihak-pihak yang berada di balik aktivitas tersebut sehingga kawasan Selambo tidak kembali menjadi tempat peredaran maupun penyalahgunaan narkoba.

(Redaksi)

Gambar 3
file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg
Gambar 1 Gambar 2