DIY || jatenggayengnews.com – Diprioritaskan untuk mendukung program pembangunan daerah dan kebutuhan masyarakat. Permintaan tersebut disampaikan di tengah proyeksi pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat.
Hal demikian disampaikan Sri Sultan dalam Rapat Paripurna DPRD DIY yang berlangsung pada Selasa (22/09) di Gedung Kantor DPRD DIY. Sri Sultan meminta agar anggaran tersebut diprioritaskan untuk menjaga kesinambungan program prioritas daerah, pemenuhan kualitas belanja, serta merespons dinamika fiskal, dan kebutuhan masyarakat.
“Pemerintah Daerah akan menata kembali kebijakan pendapatan, belanja serta pembiayaan agar lebih selaras dengan kondisi aktual, kebutuhan prioritas serta capaian kinerja pembangunan daerah sampai dengan semester berjalan,” tutur Sri Sultan
Sri Sultan menyebutkan, pendapatan transfer dari pemerintah pusat diproyeksikan turun dari Rp3,24 triliun menjadi Rp2,66 triliun, berkurang Rp583,77 miliar atau 17,98 persen, sehingga menjadi faktor utama penyesuaian anggaran. Sebagai kompensasi, Pendapatkan Asli Daerah (PAD) bertambah menjadi Rp1,86 triliun atau mengalami penambahan sebesar Rp55,88 miliar atau 3,09 persen.
Dengan perubahan tersebut, Sri Sultan meminta agar Kebijakan Belanja Daerah diarahkan untuk menyesuaikan alokasi belanja berdasarkan perkembangan pelaksanaan program dan kegiatan pendukung program prioritas serta peningkatan pelayanan publik sehingga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. “Kebijakan pembiayaan ditempuh dengan hati-hati, terukur dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan dengan memperhatikan fiskal daerah serta kebutuhan pembiayaan sampai dengan akhir tahun,” jelas Sri Sultan.
file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg






