Jeneponto||Jatenggayengnews.com- Pelayanan di SPBU Kalukuang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, kembali menjadi sorotan setelah sejumlah warga mengeluhkan lamanya antrean pengisian bahan bakar minyak (BBM). Kondisi tersebut diduga terjadi karena petugas lebih sering melayani pengisian BBM ke jerigen dibanding kendaraan yang telah mengantre.
Salah seorang warga berinisial LG mengaku harus menunggu lebih dari dua jam untuk mendapatkan giliran mengisi BBM, meski jumlah kendaraan yang mengantre tidak banyak. Ia mengaku mulai mengantre sekitar pukul 17.30 Wita dan baru dilayani setelah waktu salat Isya.
Menurutnya, penyebab utama antrean panjang bukan banyaknya kendaraan, melainkan proses pengisian BBM ke jerigen yang dilakukan secara berulang dan dalam jumlah cukup banyak. Akibatnya, kendaraan yang telah mengantre harus menunggu lebih lama.
LG menilai apabila pengisian BBM menggunakan jerigen memang diperbolehkan sesuai ketentuan, seharusnya tetap diterapkan sistem pelayanan yang adil, misalnya dengan melayani kendaraan dan jerigen secara bergantian agar tidak merugikan konsumen lain.
Ia mengaku sengaja mengisi BBM di SPBU tersebut sebelum pulang ke kampung halaman. Namun, waktu perjalanan justru banyak terbuang akibat lamanya menunggu di antrean.
Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kerugian bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang memiliki keperluan mendesak, seperti keadaan darurat atau urusan penting lainnya.
LG berharap pengelola dan pengawas SPBU Kalukuang segera melakukan evaluasi terhadap sistem pelayanan agar antrean dapat berlangsung lebih tertib dan seluruh konsumen memperoleh pelayanan yang adil sesuai ketentuan yang berlaku.






