Wagub Dorong Tradisi Pesantren Terus Berkembang

Advertorial105 Dilihat

MAGELANG || jatenggayengnews.com– Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mendorong agar tradisi keagamaan dan keilmuan pesantren terus dijaga serta berkembang di berbagai daerah.

Hal tersebut disampaikan Taj Yasin saat menghadiri Haflah Akhirussanah ke-8 Pondok Pesantren Darussalam Timur Watucongol, Muntilan, Kabupaten Magelang, Sabtu (15/8/2026).

Menurutnya, keberadaan pesantren dan majelis ilmu yang masih aktif menjadi hal positif bagi pemerintah. Ia berharap kegiatan pengajian, pendidikan agama, serta tradisi keilmuan tetap dipertahankan sebagai bagian dari pembentukan karakter masyarakat.

BACA JUGA  Pemkab Kebumen Berikan Layanan Operasi Katarak Gratis

Watucongol sendiri memiliki sejarah panjang dalam perkembangan pendidikan Islam. Pesantren Darussalam didirikan Kiai Abdurrauf bin Hasan Tuqa sekitar tahun 1820. Selain dikenal sebagai ulama, pendirinya juga tercatat pernah menjadi panglima Pangeran Diponegoro dalam Perang Jawa.

Hingga kini, tradisi keagamaan tetap berlangsung di lingkungan pesantren, di antaranya pembacaan Al-Qur’an dan Dalailul Khairat secara rutin. Taj Yasin menilai kegiatan tersebut turut membangun suasana keilmuan dan memperkuat pemahaman agama para santri.

BACA JUGA  Mantan Ketua MK Sebut Penegakan Hukum Tebang Pilih

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Darussalam Timur Watucongol Aly Qoishor Ahmad Abd Haq mengatakan keberlangsungan pesantren tidak terlepas dari kepercayaan orang tua yang menitipkan pendidikan anak-anak mereka.

Pihak pesantren, lanjutnya, terus berupaya menjaga amanah tersebut agar Ponpes Darussalam Timur dapat memberikan manfaat bagi santri dan masyarakat secara berkelanjutan.

Gambar 3
file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg
Gambar 1 Gambar 2