REMBANG||Jatenggayengnews.com_Media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh unggahan seorang pekerja proyek Makan Bergizi Gratis (MBG) yang membagikan rincian upah yang diterimanya. Pekerja tersebut mengaku mendapatkan gaji sebesar Rp1,5 juta setelah bekerja selama 12 hari.
Unggahan tersebut langsung memicu reaksi keras dan perbincangan hangat di kalangan netizen. Bukan tanpa alasan, nominal tersebut memancing masyarakat untuk membandingkannya dengan nasib serta kesejahteraan para guru honorer di Indonesia yang dinilai masih menerima penghasilan jauh di bawah kata layak.
Banyak pengguna media sosial mengungkapkan rasa prihatin mendalam terhadap nasib tenaga pendidik. Netizen menilai ketimpangan ini mencerminkan adanya kesenjangan yang nyata dalam sistem pengupahan antar-sektor di tanah air.
Menariknya, sang pemilik akun juga mengaku langsung mengambil keputusan besar untuk mengundurkan diri dari pekerjaannya sesaat setelah menerima upah tersebut.
Hingga saat ini, gelombang viralnya isu ini memicu desakan publik yang kuat agar pemerintah segera mengevaluasi kebijakan pengupahan dan kesejahteraan pekerja secara menyeluruh, termasuk memberikan perhatian lebih bagi guru honorer yang selama ini menjadi garda terdepan dunia pendidikan.






