Purworejo| |Jatenggayengnews.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Semangat gotong royong tersebut terus terlihat dalam setiap kegiatan di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, Jumat (7/8/2026).
Satgas TMMD bersama warga bahu-membahu menyelesaikan berbagai sasaran fisik, mulai dari pengecoran jalan rabat beton, pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembuatan sumur bor, pembangunan pos siskamling, hingga sejumlah fasilitas pendukung lainnya yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Danramil 10 Bruno Kapten Inf Eko Setiawan mengatakan, keberhasilan pelaksanaan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari semakin eratnya hubungan antara TNI dan masyarakat.
“TMMD bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi bagaimana kita bersama-sama membangun kebersamaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ketika TNI dan rakyat bersatu, pekerjaan yang berat menjadi lebih ringan,” ujar Kapten Inf Eko Setiawan.
Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih tumbuh kuat di tengah kehidupan warga Desa Watuduwur. Dukungan tersebut menjadi motivasi bagi Satgas TMMD untuk menyelesaikan seluruh sasaran pembangunan sesuai target.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan masyarakat. Kebersamaan seperti inilah yang menjadi kekuatan TMMD. Harapannya, seluruh sasaran yang dibangun dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Watuduwur,” tambahnya.
Selain menghadirkan berbagai pembangunan fisik, TMMD juga menanamkan nilai kebersamaan, kepedulian, dan semangat saling membantu yang menjadi modal penting dalam membangun desa secara berkelanjutan. Sinergi antara TNI dan masyarakat diharapkan terus terjaga meski program TMMD telah berakhir.
“Melalui TMMD Reguler ke-129, TNI bersama rakyat terus merajut kebersamaan melalui kerja nyata. Dari semangat gotong royong di pelosok desa, tumbuh harapan baru menuju kehidupan masyarakat yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” pungkasnya.






