Yogyakarta|| jatengggayengnews.com-Pemerintah Daerah (Pemda) DIY menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan eliminasi kusta di Indonesia melalui penguatan kerja sama lintas sektor, deteksi dini, serta edukasi kepada masyarakat. Langkah tersebut diharapkan mampu memutus rantai penularan sekaligus mengurangi stigma terhadap penyandang kusta.
Komitmen itu disampaikan dalam Konferensi Nasional Kusta 2026 di Jakarta yang dihadiri Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X bersama Kepala Dinas Kesehatan DIY, dr. Gregorius Anung Trihadi. Forum tersebut mempertemukan pemerintah, tenaga kesehatan, komunitas, dan mitra internasional untuk memperkuat upaya menuju Indonesia bebas kusta.
Kepala Dinas Kesehatan DIY menjelaskan bahwa setelah penandatanganan komitmen bersama, pemerintah daerah diminta meningkatkan berbagai program, mulai dari surveilans aktif, pelacakan kasus, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan di puskesmas dan rumah sakit, hingga penguatan layanan laboratorium.
Menurutnya, rendahnya angka penemuan kasus masih menjadi perhatian pemerintah pusat. Karena itu, setiap daerah didorong lebih aktif melakukan deteksi dini agar penderita segera mendapatkan pengobatan sehingga risiko penularan maupun kecacatan akibat keterlambatan penanganan dapat ditekan.




