Kontingen Pesparawi DIY Sukses Raih 5 Emas dan 1 Perak di Manokwari

Yogyakarta || jatenggayengnews.com – Kontingen DIY sukses tampil gemilang pada ajang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat, 18–28 Juni 2026. Di balik keberhasilan memborong lima medali emas dan satu perak tersebut, terdapat proses persiapan panjang serta dukungan penuh dari Pemda DIY.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda DIY, Faishol Muslim, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas capaian luar biasa ini. Menurutnya, prestasi di kancah nasional tersebut merupakan buah dari persiapan matang yang memakan waktu hingga delapan bulan penuh.

BACA JUGA  Asyik, Kapolres Kudus Ikut Serta Jalan Sehat Dalam Rangka Hari Buruh

Faishol menekankan bahwa dukungan fasilitas yang ada diimbangi dengan komitmen luar biasa dari para peserta. “Kontingen Pesparawi DIY ini sangat disiplin berlatih. Kedisiplinan mereka dalam mempersiapkan diri benar-benar menjadi faktor penentu keberhasilan di tingkat nasional,” tegasnya.

“Peserta yang berangkat ini adalah talenta-talenta unggul. Mereka melewati proses seleksi berjenjang, mulai dari pelayan dan penyanyi gereja tingkat kecamatan, lalu berkompetisi di tingkat kabupaten/kota, hingga akhirnya terpilih di Pesparawi tingkat DIY untuk mewakili ke ajang nasional,” tambah Faishol.

BACA JUGA  Inilah Perjalanan Inspiratif Luna Maya, Dari Bali ke Puncak Kesuksesan

Dalam perhelatan ini, kontingen DIY mengikuti enam kategori lomba. Keberhasilan meraih lima medali emas (kategori Solo Anak 11-15 tahun, Solo Remaja Putra, Solo Remaja Putri, Paduan Suara Remaja Putra/Putri, dan Paduan Suara Dewasa Campuran) serta satu perak (Solo Anak 7-10 tahun) tentu tak lepas dari intervensi Pemda DIY.

Faishol menjelaskan, Pemda DIY melalui Biro Kesra hadir langsung untuk memfasilitasi masa pemusatan latihan selama delapan bulan tersebut. Tak berhenti di situ, seluruh kebutuhan keberangkatan 74 orang anggota kontingen mulai dari tiket pesawat pulang pergi hingga uang harian, sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah daerah.

BACA JUGA  Satgasmar Pam Ambalat XXX Latih Siswa SMK Nurul Iman Bermain Bola Voli untuk Gali Potensi Generasi Muda

Menariknya, Pemda DIY sebenarnya juga sudah menyiapkan alokasi anggaran untuk penginapan. Namun, panitia pusat di Papua Barat akhirnya mengambil alih beban akomodasi tersebut.

Gambar 1 Gambar 2