Semarang||Jatenggayengnews.com_Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, terus mematangkan penyusunan modul PAUD Emas Jawa Tengah sebagai langkah strategis memperluas akses pendidikan bagi anak usia 0–6 tahun.
Program tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas layanan PAUD, tetapi juga mengedepankan semangat gotong royong dengan melibatkan masyarakat dalam proses penyusunannya. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus memperkuat pemerataan layanan pendidikan anak usia dini di Jawa Tengah.
Usai rapat koordinasi bersama tim penyusun modul di Rumah Dinas Wakil Gubernur Jawa Tengah, Kamis (16/7/2026), Nawal menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya bergantung pada anggaran pemerintah. Menurutnya, kolaborasi seluruh elemen masyarakat menjadi kunci untuk menghadirkan layanan PAUD yang lebih luas, berkualitas, dan berkelanjutan.
Melalui penyusunan modul PAUD Emas Jawa Tengah, pemerintah provinsi berharap lahir sistem pendidikan anak usia dini yang lebih inklusif, sehingga seluruh anak di Jawa Tengah memiliki kesempatan yang sama memperoleh layanan pendidikan sejak usia dini.
file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg






