Grobogan||Jatenggayengnews.com_Aktivitas belajar mengajar di SD Negeri Tanggirejo, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, terpaksa dipindahkan ke musala setelah dua ruangan sekolah mengalami ambrol akibat kerusakan pada rangka atap yang dimakan rayap.
Kerusakan pertama terjadi pada ruang guru dan kepala sekolah pada Januari 2026. Beruntung, peristiwa tersebut terjadi pada malam hari sehingga tidak menimbulkan korban. Beberapa bulan kemudian, tepatnya pada April 2026, atap ruang kelas VI juga mengalami ambrol dan tidak lagi aman digunakan.
Demi menjaga keselamatan siswa dan tenaga pendidik, pihak sekolah segera mengatur ulang proses pembelajaran. Sebagian siswa kini mengikuti kegiatan belajar di musala, sementara ruang perpustakaan dimanfaatkan sebagai kantor sementara bagi guru dan kepala sekolah.
Kepala SD Negeri Tanggirejo, Juwariyah, mengungkapkan bahwa kondisi rangka atap telah lama mengalami kerusakan akibat serangan rayap. Bahkan sebelum ambrol, terdengar suara kayu berderak yang menjadi tanda melemahnya konstruksi bangunan.
Menanggapi kondisi tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan menyatakan telah menerima laporan dari pihak sekolah. Pemeriksaan lapangan dijadwalkan untuk memastikan tingkat kerusakan sekaligus menentukan langkah penanganan agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berlangsung dengan aman dan nyaman.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan dan perawatan rutin terhadap bangunan sekolah agar keselamatan peserta didik serta tenaga pendidik tetap terjamin.






