Wisatawan Jerman Terpesona Pesona Blora dan Goa Terawang

BLORA|| Jatenggayengnwes.com – Perjalanan ribuan kilometer dari Jerman menuju Kabupaten Blora menghadirkan pengalaman yang tak terlupakan bagi pasangan suami istri, Joann Liewald dan Claudia Liewald. Niat awal mereka untuk bersilaturahmi dengan penulis senior Soesilo Toer justru berkembang menjadi petualangan wisata yang memperkenalkan pesona alam, budaya, dan kuliner khas Blora.

Kedatangan Joann ke Blora dilatarbelakangi hubungan emosional yang telah terjalin lama dengan keluarga besar Toer. Sang ibu, Margit Liewald, diketahui aktif dalam gerakan kemanusiaan melalui Amnesty International dan pernah terlibat dalam kampanye pembebasan sastrawan besar Indonesia, Pramoedya Ananta Toer.

Joann mengaku pernah bertemu langsung dengan Pramoedya sebelum tahun 2000. Setelah mengetahui bahwa adik kandung Pramoedya, Soesilo Toer, masih hidup dan tinggal di Blora, ia bersama istrinya memutuskan terbang ke Indonesia untuk menjalin kembali silaturahmi tersebut.

“Saya sempat bertemu dengan Pramoedya sebelum tahun 2000. Tahun lalu kami mengetahui bahwa adiknya, Soesilo, masih hidup. Karena itu kami sangat ingin datang ke Blora untuk menemuinya,” ujar Joann, Rabu (3/6/2026).

BACA JUGA  Timnas Putri Bidik Juara Grup D Demi Tiket ke Piala Asia

Kunjungan pasangan asal Jerman yang berlangsung hingga 5 Juni 2026 itu mendapat sambutan hangat dari Pemerintah Kabupaten Blora. Bahkan pada malam pertama kedatangan mereka, Bupati Blora Arief Rohman secara langsung mengajak keduanya menikmati kuliner legendaris sate kambing di Rumah Makan Pak Daman.

Bagi Claudia, pengalaman mencicipi sate kambing menjadi salah satu momen paling berkesan selama berada di Blora. Ia mengaku baru pertama kali mencoba hidangan khas tersebut dan langsung jatuh hati pada cita rasanya.

“Pemerintah di sini sangat ramah. Kami menikmati sate kambing yang sangat lezat. Ini pengalaman kuliner baru yang luar biasa bagi kami,” ungkap Claudia.

BACA JUGA  SDN 1 Gambiran Cetak Prestasi Membanggakan di O2SN dan POPDA 2026

Tak hanya menikmati sajian kuliner, Joann dan Claudia juga diajak mengunjungi sejumlah destinasi wisata unggulan yang dimiliki Kabupaten Blora. Mereka merasakan sensasi menaiki kereta uap bersejarah melalui Loko Tour Cepu, menikmati keindahan alam di Wisata Banyu Bening (WBB), hingga mengenal lebih dekat kehidupan masyarakat adat di Kampung Samin Klopoduwur.

Namun dari seluruh destinasi yang mereka kunjungi, Goa Terawang menjadi tempat yang paling membekas di hati pasangan tersebut. Keindahan cahaya matahari yang menembus celah-celah goa menciptakan panorama eksotis yang menurut mereka sangat langka dan memukau.

Claudia mengaku terpesona dengan keunikan goa yang berada di tengah hamparan hutan jati tersebut. Keasrian lingkungan serta keberadaan satwa liar yang tetap terjaga semakin menambah daya tarik kawasan wisata itu.

“Goa itu sangat indah dan memiliki suasana yang unik ketika cahaya matahari masuk ke dalam. Kami juga senang melihat masyarakat di sini menjaga kebersihan dan kelestarian alam dengan sangat baik,” kata Joann.

BACA JUGA  Lomba Tembang Kenangan Piala Bupati Temanggung, Peringati Hari Ibu

Kunjungan wisatawan asal Jerman ini menjadi bukti bahwa Blora tidak hanya dikenal sebagai tanah kelahiran Pramoedya Ananta Toer dan memiliki nilai sejarah yang kuat, tetapi juga menyimpan kekayaan wisata alam, budaya, serta kuliner yang mampu memikat wisatawan mancanegara.

Dengan keramahan masyarakat, warisan budaya yang autentik, dan beragam destinasi menarik, Kabupaten Blora terus menunjukkan potensinya sebagai salah satu tujuan wisata unggulan di Jawa Tengah yang layak diperhitungkan di tingkat nasional maupun internasional.

Gambar 1 Gambar 2