Jembatan Krueng Tingkeum Kembali Rusak, Warga Minta Perbaikan Permanen

BIREUEN || jatenggayengnews.com – Jembatan Krueng Tingkeum di kawasan Kutablang, Kabupaten Bireuen, yang menjadi bagian dari jalur utama Banda Aceh–Medan, kembali ditutup total untuk seluruh jenis kendaraan pada Sabtu (20/6/2026). Penutupan dilakukan setelah ditemukan kerusakan serius pada pelat lantai jembatan darurat tipe Bailey.

Tim teknis langsung melakukan perbaikan pada dini hari, Minggu (21/6/2026). Setelah proses perbaikan selesai, jembatan kembali dibuka untuk seluruh kendaraan pada pukul 17.49 WIB.

Kerusakan yang kembali terjadi dalam waktu relatif singkat memunculkan sorotan terhadap ketahanan konstruksi jembatan yang dinilai belum mampu menahan beban lalu lintas kendaraan berat.

BACA JUGA  “32 Tahun Ibu Jaga, Sampai Hati Kamu Bunuh” Ibu Korban Ungkap Penyesalan Kepada Menantunya

Tokoh masyarakat Kutablang, Fauzi, mengatakan kerusakan berulang diduga disebabkan penggunaan pelat lantai yang ketebalannya belum sesuai dengan beban kendaraan yang melintas setiap hari.

“Pelat lantai yang dipasang masih tergolong tipis, padahal jalur ini dilalui banyak truk dan kendaraan berat setiap harinya. Inilah penyebab utama kerusakan berulang yang menghambat arus lalu lintas,” ujarnya.

Menurut Fauzi, kondisi tersebut menyebabkan jembatan harus berkali-kali diperbaiki, bahkan dalam beberapa kesempatan perbaikan dilakukan hanya berselang sekitar satu pekan.

Ia menjelaskan, kerusakan pada pelat lantai juga mengakibatkan antrean panjang kendaraan karena arus lalu lintas terganggu. Sejumlah bagian pelat jembatan terlihat retak dan melengkung akibat tidak mampu menahan beban kendaraan yang melintas.

BACA JUGA  Pemkab Temanggung Laksanakan Resepsi Hari Keluarga Nasional ke-31 Bersamaan Dengan Hari Anak Nasional ke-40

Karena itu, masyarakat meminta pemerintah segera melakukan perbaikan secara menyeluruh dengan mengganti pelat lantai menggunakan material yang lebih tebal dan memiliki daya tahan lebih baik agar mampu menopang kendaraan bertonase besar.

“Kami berharap perbaikan selanjutnya menggunakan material yang tepat dan tahan lama. Jangan sampai perbaikan hanya bersifat sementara dan harus dilakukan berulang kali yang malah mengganggu mobilitas masyarakat pengguna jalan raya,” tegasnya.

BACA JUGA  Diduga Depresi Pelaku KDRT Ditemukan Tewas di Sel Mapolsek Belinyu

Hingga saat ini, pihak pengelola jalan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi struktur jembatan guna memastikan keamanan dan keselamatan pengguna jalan setelah jembatan kembali dioperasikan.

file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg
Gambar 1 Gambar 2