Dapur Rumah Warga Toroh Grobogan Terbakar, Kerugian Capai Rp10 Juta

Peristiwa32 Dilihat

GROBOGAN || Jatenggayengnews.com – Kebakaran melanda rumah milik Suparmin (66), warga Desa Sindurejo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, pada Selasa (16/6/2026) dini hari. Insiden tersebut menghanguskan sebagian bangunan dapur dan menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp10 juta.

Kapolsek Toroh AKP Joko Ismanto mengatakan, pihaknya menerima laporan setelah api berhasil dipadamkan oleh warga bersama petugas pemadam kebakaran. Anggota Polsek Toroh kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan sejumlah saksi.

“Setelah menerima laporan, anggota Polsek Toroh langsung mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi-saksi, serta melaksanakan langkah-langkah penyelidikan guna mengetahui penyebab kebakaran,” ujar AKP Joko Ismanto.

Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh tetangga korban, Yuni Handayani (39), yang tinggal di sebelah timur rumah Suparmin. Saat itu, ia terbangun karena sapi miliknya terus mengeluarkan suara dari kandang yang berada di belakang rumah.

BACA JUGA  Pelayanan Publik Dipertanyakan, Balai Desa Karanganyar Sepi Pegawai

Ketika memeriksa kandang, Yuni tidak menemukan hal mencurigakan. Namun, ia mendengar suara seperti kayu terbakar dari arah rumah korban. Rasa penasaran membuatnya mengintip melalui sela-sela papan pembatas rumah dan mendapati kobaran api telah muncul di bagian belakang rumah korban, tepatnya di area dapur.

Mengetahui adanya kebakaran, Yuni segera berlari menuju rumah korban dan mengetuk pintu samping rumah. Setelah pintu dibuka oleh salah satu penghuni, ia langsung memberitahukan bahwa bagian belakang rumah sedang dilalap api.

“Setelah mendapat informasi tersebut, penghuni rumah bersama saksi langsung menuju dapur dan mendapati api sudah berkobar membakar sebagian bangunan dapur,” jelas Kapolsek.

Kobaran api yang semakin membesar membuat penghuni rumah berteriak meminta bantuan warga sekitar. Warga yang berdatangan kemudian berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.

BACA JUGA  Oknum Guru Agama di Grobogan Diduga Jadi Hypersek Maksa Murid Hubungan Intim

Tak lama berselang, satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Berkat kerja sama petugas damkar dan warga, api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 10 menit sehingga tidak sempat merembet ke bagian rumah lainnya.

Rumah milik korban merupakan rumah model limasan dengan konstruksi kayu jati, berdinding papan, dan beratap genteng tanah liat. Bagian yang terbakar adalah emper belakang yang difungsikan sebagai dapur dan berada dekat dengan kandang sapi.

AKP Joko Ismanto memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Meski demikian, sejumlah bagian bangunan dan material kayu mengalami kerusakan akibat terbakar.

“Kerugian material yang dialami korban diperkirakan mencapai kurang lebih Rp10 juta. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ungkapnya.

Dari hasil olah TKP yang dilakukan Unit Reskrim Polsek Toroh bersama petugas terkait, sumber api diduga berasal dari pediang atau tempat pembakaran yang digunakan untuk kebutuhan kandang dan berada di area dapur yang menyatu dengan kandang sapi.

BACA JUGA  Warga Geger Penemuan Jenazah Lansia di Sawah Bangket Dalam

“Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari pediang yang berada di dapur dan menjadi satu dengan kandang sapi. Namun demikian, penyelidikan tetap dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut,” terang AKP Joko Ismanto.

Polsek Toroh mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan sumber api, terutama di sekitar bangunan yang terdapat material mudah terbakar, guna mencegah terjadinya kebakaran serupa.

Gambar 1 Gambar 2