Pohon Tumbang di Ambon, Tiga Warga Terluka

Peristiwa31 Dilihat

AMBON || jatenggayengnews.com – Peristiwa pohon tumbang kembali terjadi dan menimbulkan korban di kawasan Taman Makam Pahlawan Kapaha, wilayah Tantui Bawah, Kecamatan Sirimau, Desa Batumerah, Selasa malam (28/04/2025) sekitar pukul 19.01 WIT.

Insiden tersebut memicu kepanikan warga sekitar, mengingat lokasi kejadian berada di area yang kerap dilalui masyarakat. Berdasarkan laporan yang diterima Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Ambon, kejadian pertama kali dilaporkan oleh petugas bernama Robi Sitania dan segera diteruskan kepada tim piket (Platon) untuk penanganan cepat.

Akibat kejadian ini, tiga warga dilaporkan menjadi korban. Dua orang mengalami luka ringan, sementara satu korban lainnya mengalami cedera serius berupa patah tulang belakang.

BACA JUGA  Satreskrim Polres Purbalingga Ringkus Bandar Judi Kopyok

Seluruh korban langsung dievakuasi oleh warga setempat ke fasilitas kesehatan terdekat. Satu korban dilarikan ke RS Bhayangkara Ambon, sementara dua korban lainnya mendapatkan perawatan di RS Siloam Ambon.

BACA JUGA  Miris!! WNA China Gasak Tambang Emas RI Begini Kronologinya

Menanggapi laporan tersebut, Damkar Kota Ambon bergerak cepat dengan mengerahkan enam personel menggunakan tiga unit kendaraan roda dua ke lokasi kejadian. Tim langsung melakukan evakuasi pohon tumbang sekaligus pembersihan badan jalan yang sempat tertutup.

“Kami segera melakukan penanganan agar akses jalan kembali terbuka dan aman dilalui masyarakat,” ujar salah satu petugas di lokasi.

Upaya tersebut dilakukan guna menghindari kemacetan serta potensi bahaya lanjutan bagi pengguna jalan. Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat melintasi area dengan pepohonan besar, terlebih dalam kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi memicu pohon tumbang.

BACA JUGA  Tragiss Pekerja Berkah Cell Dibunuh, Polisi Minta Bantuan Identifikasi Pelaku

Hingga saat ini, proses pembersihan telah selesai dan akses jalan kembali normal. Namun, korban yang mengalami cedera serius masih menjalani penanganan intensif oleh tim medis.