SEMARANG || jatenggayengnews.com – Sebagai bagian dari upaya mendukung pengembangan kapasitas sumber daya manusia serta memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan, Perhutani KPH Semarang terus membuka ruang pembelajaran berbasis praktik di lapangan. Maka dari itu Perhutani KPH Semarang menggandeng mahasiswa magang dari Jurusan Manajemen dengan peminatan Sumber Daya Manusia (SDM) melakukan wawancara terkait manajemen operasional di Pinusia Park yang berada di Dusun Kalianyar, Desa Kalirejo, Kecamatan Ungaran Timur, tepatnya pada Kamis (16/04/26).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Perhutani dalam mendukung pengembangan kapasitas mahasiswa melalui pemahaman langsung terhadap praktik manajemen di sektor pariwisata berbasis hutan. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa melakukan wawancara langsung yang didampingi oleh Perwakilan KPH Semarang Bidang Lingkungan, Agus Sudono beserta jajaran nya, dan manajemen Pinusia Park, yaitu Sumartono selaku General Manager serta Rika selaku Marketing sekaligus Sekretaris General Manager.
Pinusia Park merupakan salah satu objek wisata alam yang menyajikan keindahan panorama alam dengan suasana yang sejuk dan asri serta dilengkapi dengan cafe bernuansa hutan yang cocok sebagai tempat singgah dan makan. Keberadaan Pinusia Park sendiri merupakan hasil kerja sama antara Perhutani dengan mitra pengelola wisata (PT. Pinusia Alam Ceria), destinasi ini menjadi contoh pengembangan wisata berbasis kehutanan yang memadukan potensi alam dengan pengelolaan yang professional.
Dari hasil wawancara, diketahui bahwa Pinusia Park beroperasi dengan dukungan perizinan yang lengkap. Sehingga dalam pengelolaan sumber daya manusia, Pinusia Park menerapkan sistem kerja yang terstruktur, di mana jam kerja administrasi dimulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, sementara operasional kerja dibagi ke dalam dua shift guna memastikan pelayanan kepada pengunjung tetap berjalan optimal.
Selain itu, Pinusia Park juga menerapkan evaluasi kinerja karyawan secara berkala setiap enam bulan sekali. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kualitas pelayanan serta meningkatkan kinerja sumber daya manusia yang terlibat dalam operasional wisata.
General Manager Pinusia Park, Sumartono, menyampaikan bahwa pengelolaan SDM yang terstruktur menjadi kunci dalam menjaga kualitas layanan.
“Pengelolaan SDM kami lakukan secara terencana, mulai dari pengaturan jam kerja hingga evaluasi berkala. Hal ini penting untuk memastikan seluruh tim dapat bekerja secara optimal serta mampu memberikan pelayanan yang konsisten kepada pengunjung,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu mahasiswa UNNES, Karin, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang berbeda dibandingkan di kelas.
“Kami bisa memahami langsung bagaimana manajemen SDM diterapkan di lapangan, mulai dari pengaturan kerja hingga evaluasi kinerja. Hal ini sangat membantu kami dalam melihat gambaran nyata dunia kerja,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Semarang berharap mahasiswa dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai penerapan manajemen SDM di dunia kerja, sekaligus melihat secara langsung pengelolaan kawasan wisata hutan yang profesional dan berkelanjutan.







