Tersengat Listrik, Warga Purbalingga Tewas Jatuh dari Atap

Peristiwa117 Dilihat

PURBALINGGA || jatenggayengnews.com – Seorang warga di Desa Pagedangan, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga, meninggal dunia setelah diduga tersengat listrik dan terjatuh dari atap rumah saat memperbaiki bangunan, Jumat (6/3/2026) pagi.

Kapolsek Bojongsari, Muslimun, mengatakan korban bernama Rismanto (65), warga setempat. Saat kejadian, korban sedang memperbaiki atap seng rumah tetangganya bersama seorang rekannya.

“Saat itu korban bersama seorang rekannya tengah memperbaiki atap seng rumah tetangganya yang rusak,” ungkapnya.

BACA JUGA  Tim Gabungan Polisi dan Bea Cukai Gerebek Home Industry Narkoba di Semarang, Dua Koki Sabu Diamankan

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, sebelum kejadian korban berada di atas atap rumah, sementara rekannya bekerja di bawah. Tidak lama kemudian, korban tiba-tiba terjatuh dan ditemukan tergeletak di lantai dengan kondisi mengalami luka di bagian kepala.

“Diduga korban tersengat listrik dari kabel milik Perusahaan Listrik Negara yang berada di atas atap rumah, kemudian terpental dan jatuh ke bawah,” jelas Kapolsek.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian. Personel dari Kepolisian Sektor Bojongsari bersama tim Inafis dari Kepolisian Resor Purbalingga langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

BACA JUGA  Kemendagri Tekankan Pentingnya Pemahaman Regulasi Pengelolaan Keuangan Daerah

Pemeriksaan terhadap jenazah juga dilakukan bersama dr. Eka Wahyuniati dari Puskesmas Bojongsari. Dari hasil pemeriksaan, korban diketahui mengalami trauma berat pada bagian kepala yang menyebabkan kematian seketika. Selain itu ditemukan luka bakar pada beberapa bagian tubuh akibat sengatan listrik.

“Tidak ditemukan tanda penganiayaan. Luka pada kepala diduga akibat benturan saat korban terjatuh dari atap, serta terdapat luka bakar di beberapa bagian tubuh,” jelasnya.

BACA JUGA  Kepsek di SDN Deli Serdang Dilaporkan atas Dugaan Penyelewengan Dana BOS dan Suap ke Wartawan

Kapolsek menambahkan pihak keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi. Jenazah korban kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat bekerja memperbaiki atap rumah yang dekat dengan kabel listrik. Dengan kehati-hatian diharapkan peristiwa serupa tidak terulang kembali,” pungkas Kapolsek.