BOALEMO || jatenggayengnews.com — Masyarakat Desa Tri Rukun, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, menyambut Hari Raya Nyepi dengan perayaan Ogoh-Ogoh yang megah dan meriah.
Perayaan ini melibatkan tiga organisasi pemuda, yakni ST. Dharma Karya, ST. Maha Yowana, dan STT Yoana Dwidarma. Masing-masing kelompok menampilkan Ogoh-Ogoh dengan tema dan karakteristik yang berbeda.
ST. Dharma Karya mengusung tema “Rajah Bali” yang menggambarkan kekuatan dan keberanian. ST. Maha Yowana menghadirkan tema “Barong” sebagai simbol kebaikan dan kekuatan, sementara STT Yoana Dwidarma menampilkan tema “Raka” yang melambangkan kesuburan.
“Proses pembuatannya sangat teliti, kami ingin Ogoh-Ogoh kami menjadi yang terbaik,” ujar I Wayan.
Arak-arakan Ogoh-Ogoh berlangsung meriah dengan iringan musik tradisional dan tarian khas. Rute pawai menempuh jarak sekitar satu kilometer sebelum mencapai lokasi pembakaran.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, karena tradisi ini dipercaya sebagai simbol pembersihan diri dari keburukan dan kesialan. Selain itu, perayaan juga menjadi ajang mempererat kebersamaan warga.
“Perayaan Ogoh-Ogoh ini sangat penting bagi kami, karena ini menjadi simbol kebersamaan dan kesatuan masyarakat Desa Tri Rukun,” kata Dewa Ayu.
Berbagai kegiatan turut memeriahkan acara, seperti pementasan tari tradisional, pertunjukan musik, hingga bazar makanan yang dinikmati warga bersama keluarga.
“Kami suka sekali dengan perayaan ini, ada banyak kegiatan yang bisa kami lakukan bersama keluarga,” ungkap Ni Made.
Usai arak-arakan, Ogoh-Ogoh kemudian dibakar sebagai puncak ritual. Prosesi ini melambangkan pembersihan diri dan harapan akan kehidupan yang lebih baik.
“Semoga perayaan ini membawa kebahagiaan dan kedamaian bagi masyarakat,” tutup Dewa Ayu.
Perayaan berlangsung lancar dan aman berkat kerja sama antara masyarakat dan aparat desa, serta meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh warga yang hadir.








8 komentar
Komentar ditutup.