JAKARTA || jatenggayengnews.com — Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, menyatakan masyarakat dipersilakan mengunggah dan memviralkan menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di media sosial sebagai bentuk keterbukaan informasi publik.
Namun, ia menegaskan bahwa setiap unggahan harus disertai informasi yang jelas mengenai dapur penyedia makanan serta sekolah penerima manfaat program tersebut.
Menurut Nanik, pencantuman informasi tersebut akan memudahkan pemerintah dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program MBG di berbagai daerah.
“Silakan masyarakat memviralkan menu MBG, tetapi harus mencantumkan dapurnya di mana dan sekolah penerimanya di mana. Dengan begitu, kami bisa lebih mudah melakukan pengecekan dan penanganan,” ujar Nanik dalam keterangannya, Kamis (5/3).
Ia menjelaskan, dengan adanya informasi lengkap mengenai asal dapur dan sekolah penerima, pihak BGN dapat lebih cepat menelusuri jika terdapat laporan terkait ketidaksesuaian menu, kualitas makanan, maupun permasalahan distribusi di lapangan.
Program MBG sendiri merupakan salah satu program strategis pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah di seluruh Indonesia.
Melalui program ini, para siswa mendapatkan makanan bergizi secara rutin guna mendukung kesehatan serta tumbuh kembang mereka.
BGN terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan program tersebut, mulai dari standar gizi, kualitas bahan makanan, hingga proses distribusi agar berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain pengawasan dari pemerintah, Nanik menilai keterlibatan masyarakat juga memiliki peran penting dalam menjaga transparansi program. Informasi yang beredar di media sosial dapat menjadi masukan tambahan bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi di lapangan.
Meski demikian, ia mengingatkan masyarakat agar menyampaikan informasi secara lengkap dan akurat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah publik.
Dengan adanya partisipasi masyarakat serta sistem pengawasan yang lebih terbuka, pemerintah berharap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih transparan, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi para siswa di berbagai daerah.







