Prabu Diaz Peringatkan Pemerintah Soal Penertiban PKL Sukalila

Nasional260 Dilihat

CIREBON || jatenggayengnews.com — Panglima Tinggi Laskar Agung Macan Ali Nuswantara, Prabu Diaz, menyatakan siap turun tangan apabila pemerintah daerah atau institusi terkait bertindak sewenang-wenang saat melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Sukalila Selatan, khususnya para pedagang figura di tepian Jalan Sukalila.

Prabu Diaz menegaskan bahwa dirinya mendukung penuh upaya penataan dan pembangunan Kota Cirebon agar lebih indah dan tertata. Namun ia mengingatkan agar kebijakan tersebut tetap mempertimbangkan aspek sosial dan kemanusiaan, terutama bagi para pelaku UMKM yang menggantungkan hidup di kawasan tersebut.

“Pembangunan itu penting, tapi jangan sampai mengorbankan hajat hidup orang banyak. Pemerintah saat ini sedang membina UMKM, jadi jangan malah dibinasakan,” tegas Prabu Diaz, Jumat (21/11/2025).

BACA JUGA  Oknum Ketua Komite Sekolah Inisial “GR”, Dinilai Arogan Saat di Konfirmasi Wartawan

Ia juga menyoroti langkah normalisasi Sungai Sukalila yang dinilai sebagian pihak dilakukan tanpa pendekatan humanis. Menurutnya, jika penertiban dilakukan tanpa dialog, hal itu berpotensi menimbulkan tindakan yang merugikan masyarakat kecil.

BACA JUGA  Serangkaian Acara Aspirasi Emak-emak Indonesia Untuk Memperingati Hari Anti Islamophobia ke-3 pada 15 Maret 2025

“Oleh sebab itu, saya mengimbau pemerintah daerah dan institusi terkait untuk mengedepankan dialog. Jangan main gusur begitu saja. Mereka itu manusia, bukan binatang,” ujarnya dengan nada tegas.

Prabu Diaz menambahkan bahwa jika pemerintah tetap bertindak tidak humanis, pihaknya siap terjun langsung untuk membela para PKL yang terdampak kebijakan penertiban tersebut.

BACA JUGA  Kasdam IV/Diponegoro Hadiri Peringatan Hari Bakti TNI AU 2023 di Yogyakarta

“Saya akan turun tangan untuk hal ini,” pungkasnya.

Gambar 1 Gambar 2