KAJEN || Jatenggayengnews.com- Udara pagi di lereng Paninggaran terasa lebih segar dari biasanya. Suara deru jeep adventure bersahut-sahutan di antara gemericik aliran Kali Paingan.
Di kejauhan, kabut tipis menari di atas hamparan hijau perbukitan. Inilah panorama alami yang kini menjadi wajah baru Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, daerah yang perlahan namun pasti menjelma menjadi magnet wisata baru di Jawa Tengah.
Camat Paninggaran, Arif Nugroho, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Dari 15 desa yang telah bersertifikat desa wisata, kini lima desa telah tumbuh menjadi destinasi andalan, yaitu Desa Tenaga, Bedagung, Domiyang, Sawangan, dan Botosari.
“Dulu, banyak warga hanya bertani dan berladang, dan kerja di ibukota. Sekarang, mereka punya tambahan penghasilan dari wisata ada yang jadi pemandu, penyedia kuliner, hingga pemilik homestay,” tutur Camat Paninggaran Arif kepada Tribunjateng.com, Minggu (5/10/2025).
Kelima desa tersebut memiliki daya tarik tersendiri. Desa Tenaga dikenal dengan Jeep Kali Paingan Adventure dan Glamping Trianggulasi yang kini ramai diserbu wisatawan setiap akhir pekan.
Desa Sawangan menghadirkan Camping Ground Manasuka dengan suasana damai di tengah hutan pinus.
Sementara Desa Domiyang, Botosari, dan Bedagung juga tak mau kalah dengan berbagai spot camping ground yang instagramable.
“Setiap weekend, ratusan wisatawan datang. Bahkan di Kali Paingan ada sekitar 40 jeep yang melayani tamu dari Semarang.”
“Beberapa waktu lalu, ada juga wisatawan dari Prancis yang datang ke sini,” kata Arif.
Keberhasilan Paninggaran tak lepas dari dukungan kuat Pemkab Pekalongan.
Pemerintah daerah memberikan berbagai pelatihan untuk masyarakat desa, mulai dari pembuatan konten digital, pengemasan produk oleh-oleh, sertifikasi halal dan PIRT, hingga pelatihan pelayanan wisata.
“Semua diarahkan, agar warga desa benar-benar siap menjadi tuan rumah yang ramah dan profesional,” jelas Arif.
Tak hanya fokus pada wisata, Paninggaran juga memperkuat aspek keselamatan dan kesiapsiagaan bencana.
Kecamatan ini, menjalin kerja sama dengan BPBD Kabupaten Pekalongan untuk membentuk Desa Tangguh Bencana di setiap kawasan wisata.
“Ini bentuk tanggung jawab kami. Wisata itu bukan hanya soal keindahan, tapi juga kenyamanan dan keamanan pengunjung,” ujarnya.
file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg





