ASAHAN || jatenggayengnews.com– Akses permodalan menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal tersebut dirasakan Irwan, pemilik usaha sembako di Dusun IX, Desa Simpang Empat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, yang berhasil mengembangkan usahanya dari kios kecil menjadi toko grosir dengan memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI.
Kisah keberhasilan Irwan menunjukkan bahwa dukungan pembiayaan dapat membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas bisnis sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Dikutip dari Menitzone.com, Irwan mulai memperoleh pembiayaan KUR BRI pada 2021 sebesar Rp50 juta dengan jangka waktu pinjaman tiga tahun. Dana tersebut digunakan untuk menambah persediaan barang dagangan agar mampu memenuhi kebutuhan pelanggan yang terus meningkat.
“Tahun 2021 saya pertama kali mendapatkan pinjaman KUR BRI sebesar Rp50 juta dengan jangka waktu tiga tahun untuk menambah stok sembako,” ujar Irwan.
Setelah melunasi pinjaman pertamanya, Irwan kembali memanfaatkan fasilitas KUR BRI dengan pembiayaan sebesar Rp80 juta. Selanjutnya, ia memperoleh pembiayaan sebesar Rp100 juta dengan jangka waktu tiga tahun untuk meningkatkan volume pembelian barang dan memperbesar kapasitas usaha grosirnya.
Tambahan modal tersebut membuat Irwan lebih leluasa menjaga ketersediaan stok barang dan memperluas jangkauan pemasaran. Pelanggannya kini tidak hanya berasal dari Desa Simpang Empat, tetapi juga para pemilik warung dan toko kecil dari desa serta wilayah sekitar.
Berdampak bagi Perekonomian Masyarakat
Perkembangan usaha Irwan tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan keluarga. Keberadaan toko grosir tersebut turut membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok serta memudahkan pedagang kecil memperoleh pasokan barang dagangan.
Selain itu, usaha yang semakin berkembang juga membuka peluang kerja bagi warga setempat. Hal ini menunjukkan bahwa pertumbuhan UMKM dapat memberikan efek positif terhadap aktivitas ekonomi di lingkungan sekitar.
Bagi Irwan, keberhasilan mengembangkan usaha bukan sekadar soal peningkatan omzet, melainkan juga kesempatan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat bagi lingkungan tempat tinggalnya.
Ia berharap usahanya dapat terus berkembang sehingga jangkauan pelayanan dan kontribusinya terhadap perekonomian masyarakat semakin luas.
BRI Dorong Pengembangan UMKM
Branch Office Head BRI Tanjung Balai, Zulkarnain Suria Amijaya, mengatakan bahwa pengembangan UMKM merupakan bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, akses pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha dapat membantu meningkatkan kapasitas bisnis dan menciptakan peluang kerja di lingkungan sekitar.
“BRI terus berupaya menghadirkan akses pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan pelaku UMKM agar usaha berkembang dan mampu membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.
Kisah Irwan menjadi gambaran bahwa pemanfaatan pembiayaan secara produktif dapat membantu pelaku usaha meningkatkan skala bisnisnya. Dengan pengelolaan yang baik, dukungan permodalan diharapkan mampu memperkuat UMKM sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg





