Transaksi Karbon di BEI Tembus Rp77,95 Miliar hingga Agustus

Nasional346 Dilihat

Jakarta || jatenggayengnews.com — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan pertumbuhan signifikan dalam transaksi karbon di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebagai bagian dari komitmen mendukung implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di sektor jasa keuangan dan pasar modal nasional.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, menyampaikan bahwa total nilai transaksi bursa karbon Indonesia telah mencapai Rp 77,95 miliar dengan volume setara 1,59 juta ton CO₂ equivalent hingga awal Agustus 2025.

“OJK secara konsisten mendorong penerapan prinsip ESG di semua lini industri jasa keuangan. Peningkatan nilai transaksi karbon ini menjadi indikator positif sekaligus bukti dukungan nyata industri terhadap pembangunan berkelanjutan,” ujar Mahendra dalam sambutannya di acara resmi di Main Hall BEI, Jakarta, Senin (11/8/25).

BACA JUGA  Camat Juwangi Gelar Rapat Lintas Sektoral Bersama Forkompimcam

Menurut Mahendra, keberhasilan ini menunjukkan antusiasme pasar terhadap mekanisme perdagangan karbon, yang kini sudah terbuka secara internasional. Ia optimistis bahwa nilai transaksi akan terus tumbuh seiring peningkatan kesadaran korporasi terhadap tanggung jawab lingkungan.

Di sisi lain, Mahendra juga menyoroti perkembangan positif pasar modal Indonesia secara umum. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kenaikan 6,41% sepanjang tahun berjalan, sementara kapitalisasi pasar menguat 9,88%, mencapai Rp 13,55 triliun.

BACA JUGA  Surprise HUT Ke-54 Irjen Agus Nugroho Warnai Rakernis Fungsi Reskrim Polda Sulteng

Namun demikian, Mahendra tidak menampik bahwa pasar modal sempat mengalami tekanan, terutama di awal tahun dan kuartal kedua. Meski demikian, menurutnya, pasar modal Indonesia terbukti tangguh dalam menghadapi gejolak eksternal global.

“Kita sempat menghadapi tekanan berat di awal tahun dan kuartal kedua, namun pasar modal kita tetap menunjukkan ketahanan dan kemampuan adaptasi yang kuat,” tambah Mahendra.

BACA JUGA  Pendidikan Berkualitas Dimulai dari Integritas, Bukan Sekadar Ijazah

Capaian ini menjadi penanda penting bahwa ekosistem pasar modal Indonesia semakin solid dan mendukung target pembangunan hijau dan berkelanjutan, selaras dengan agenda transisi energi dan komitmen pengurangan emisi karbon nasional.

Gambar 3
file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg
Gambar 1 Gambar 2