Kalimantan Tengah || Jatenggayengnews.com- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M. menegaskan bahwa upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah terus dilaksanakan secara terkoordinasi dan menyeluruh. Satgas darat yang dibentuk oleh pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota melibatkan unsur BPBD, relawan, masyarakat peduli api, Manggala Agni, TNI, dan Polri untuk melakukan pemadaman langsung di lokasi.
Sebagai bagian dari penguatan sistem komando dan pengawasan, BNPB telah mendirikan 77 pos pantau di seluruh wilayah Kalimantan Tengah. Dua helikopter patroli juga disiagakan di bawah kendali Gubernur Kalimantan Tengah hingga musim hujan tiba pada akhir September, serta helikopter water bombing untuk dukungan pemadaman dari udara.
Selain itu, ketersediaan air di titik rawan menjadi perhatian khusus. “Beberapa lokasi tidak memiliki sumber air alami, sehingga satgas darat dibekali peralatan modern berupa flexible tank berkapasitas sekitar 5 ton,” ujar Suharyanto.
file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg






