Ahmad Luthfi Gelar Tasyakuran Awali Tugas di Rumah Dinas Puri Gedeh

SEMARANG || jatenggayengnews.com – Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., mengawali masa kepemimpinannya di rumah dinas Puri Gedeh dengan menggelar acara tasyakuran sederhana bersama keluarga, Rabu malam, 25 Juni 2025.

Didampingi anak-anak tercintanya, Ahmad Luthfi memanjatkan doa dan harapan agar kediaman resmi tersebut membawa berkah serta ketenangan bagi keluarganya sekaligus memberi manfaat luas bagi masyarakat.

“Doakan kami agar selalu sehat dan berkah. Semoga Rumah Dinas Puri Gedeh ini menjadi tempat yang penuh kedamaian bagi keluarga kami,” ujar Ahmad Luthfi dalam sambutannya.

BACA JUGA  Polda Jateng Imbau Masyarakat Waspadai HOAX Pasca Pungut Suara Pemilu 2024

Bagi Gubernur, rumah dinas bukan sekadar fasilitas, melainkan amanah dan ruang silaturahmi yang terbuka untuk masyarakat luas.

“Saya ingin rumah ini menjadi tempat berkumpul, tidak hanya bagi keluarga inti, tetapi juga sebagai tempat silaturahmi dengan masyarakat Jawa Tengah yang saya anggap sebagai keluarga besar,” tambahnya.

Dalam suasana penuh kehangatan, acara ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur. Potongan pertama diberikan kepada putra bungsunya, Mohammad Alif Daffa, sebagai bentuk kasih sayang dan harapan bagi generasi penerus keluarga.

BACA JUGA  Polda Jateng Bagikan Paket Daging Qurban Pada Masyarakat Kurang Mampu

Puri Gedeh sendiri merupakan rumah dinas Gubernur Jateng yang berlokasi di Jalan Gubernur Budiono, Gajahmungkur, Semarang. Sebelumnya, rumah ini sempat dihuni oleh Ganjar Pranowo selama dua periode, kemudian oleh Pj Gubernur Nana Sudjana. Setelah renovasi selama kurang lebih 3,5 bulan, rumah dinas ini kini resmi dihuni oleh Gubernur Ahmad Luthfi.

Dalam beberapa kesempatan, Ahmad Luthfi menekankan pentingnya menjadikan rumah dinas tidak hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga ruang produktif dan terbuka bagi masyarakat.

BACA JUGA  Anggota Polisi Polres Grobogan Dikroyok Brutal di Desa Tlawah

“Kami ingin Puri Gedeh memberi manfaat lebih luas, bukan sekadar tempat tinggal gubernur, tapi tempat yang mendekatkan pemerintah dengan rakyat,” tutupnya.

Gambar 1 Gambar 2