PATI || jatenggayengnews.com – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Sudi Rustanto, menegaskan komitmennya dalam mendukung kebijakan pemerintah terkait harga gabah kering panen (GKP). Dalam perbincangannya dengan para petani, Sudi mengungkapkan bahwa kebijakan pembelian gabah dengan harga Rp6.500 per kilogram telah memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani. 6 Maret 2025
Sudi Rustanto, yang juga merupakan anggota Komisi B DPRD Pati, menilai stabilitas harga gabah ini memberikan kepastian bagi petani untuk memperoleh keuntungan yang wajar. Dengan harga sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP), para petani kini tidak perlu lagi merugi dan memiliki semangat lebih untuk terus bertani.
“Kami di Komisi B DPRD Pati sangat mendukung kebijakan ini karena terbukti membantu kesejahteraan petani. Dengan harga gabah yang stabil di angka Rp6.500, petani merasakan peningkatan pendapatan dan menjadi lebih optimis dalam menjalankan usaha pertaniannya,” kata Sudi Rustanto dalam kesempatan tersebut.
Sebagai Ketua Perkumpulan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) Kabupaten Pati, Sudi juga memastikan bahwa kebijakan ini benar-benar diimplementasikan dengan baik di lapangan. Ia menyebutkan bahwa dirinya bersama Bulog telah melakukan pembelian gabah di Kecamatan Juwana sesuai dengan keputusan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Nomor 14 Tahun 2025 yang ditegaskan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Sudi menambahkan bahwa Komisi B DPRD Kabupaten Pati yang membidangi sektor perekonomian dan pertanian akan terus mengawasi jalannya kebijakan ini agar tetap berjalan dengan lancar dan efektif.
“Kami berharap kebijakan ini terus berlanjut dan diawasi secara maksimal agar sektor pertanian di Kabupaten Pati semakin maju, dan para petani dapat menikmati hasil panennya dengan lebih layak,” tutupnya.
Dengan adanya penetapan HPP ini, Sudi Rustanto berharap dapat meningkatkan kesejahteraan petani, terutama di Kabupaten Pati, dan memberikan mereka kepastian dalam menjalankan usaha pertanian mereka.






