Magelang || Jatenggayengnews.com– Pembangunan tol Trans Jawa Yogyakarta-Bawen yang panjangnya mencapai 77 kilometer terus berjalan dengan progres signifikan. Salah satu daerah yang terdampak proyek ini adalah Kabupaten Magelang, di mana sekitar 44 desa di 8 kecamatan akan terhubung dengan tol yang menghubungkan Semarang dan Solo ini.
Di Kecamatan Borobudur, dua desa, yaitu Desa Candiretno dan Desa Pancuranmas, akan terbelah oleh pembangunan tol tersebut. Tol ini nantinya juga akan melintasi sepanjang 5,21 kilometer, menghubungkan Kabupaten Magelang dengan jalur tol Semarang-Solo yang sudah ada sebelumnya. Proyek besar ini berpotensi meningkatkan konektivitas antar daerah, meski juga mempengaruhi kehidupan masyarakat yang tinggal di kawasan yang dilalui tol.
Dampak dari proyek tol ini akan terasa luas, mengingat 8 kecamatan di Kabupaten Magelang, yang meliputi 44 desa, akan terdampak oleh pembebasan lahan untuk pembangunan. Kecamatan-kecamatan yang terdampak meliputi Secang, Borobudur, dan sejumlah kecamatan lainnya.
Pembangunan tol ini bertujuan untuk mempercepat akses transportasi antar kota, meski dengan konsekuensi harus menggusur sejumlah desa dan mengubah peta pemukiman penduduk yang ada.
file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg






