Pencuri Pisang di Pati Diarak Warga, Netizen Kecam Perlakuan terhadap Remaja Yatim Piatu yang Curi untuk Adiknya

Peristiwa713 Dilihat

Jakarta||Jatenggayengnews.com-Sebuah insiden memilukan terjadi di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang menyoroti permasalahan kemiskinan dan perlakuan terhadap seseorang yang terpaksa berbuat kesalahan karena keadaan. Seorang remaja yatim piatu yang berusia 17 tahun, inisial AAP, diarak oleh warga setelah kedapatan mencuri pisang dari kebun warga di Desa Gunungsari, Kecamatan Tlogowungu, pada Senin (17/2/2025).

Video pengarakannya yang tersebar di media sosial memicu kecaman dari netizen. Banyak yang merasa prihatin dengan kondisi remaja tersebut, yang melakukan pencurian untuk memberi makan adiknya yang masih kecil. Warganet menyayangkan bahwa remaja tersebut harus mencuri hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarganya. “Bagaimana bisa seorang remaja mencuri pisang hanya untuk memberi makan adiknya,” tulis seorang pengguna media sosial.

BACA JUGA  Keracunan MBG, KPAI Desak Investigasi Terbuka

AAP telah kehilangan ibu tujuh tahun yang lalu, dan ayahnya meninggalkan mereka. Sejak itu, ia mengurus adiknya dan tinggal bersama kakek mereka. Dalam keadaan yang sangat sulit, AAP berusaha untuk bertahan hidup dengan cara yang paling sederhana, namun ternyata tindakannya tersebut disalahpahami oleh warga setempat.

Video yang beredar menunjukkan AAP yang dipaksa memikul tandan pisang di jalanan, sambil dimaki oleh warga yang marah. Bahkan, terdengar suara-suara yang menyarankan agar remaja tersebut dipukul sebelum diserahkan ke polisi.

BACA JUGA  Miriss!! Bule Meninggal Dunia Saat Snorkeling di Perairan Gili Trawangan

Pihak kepolisian kemudian memutuskan untuk tidak menangkap AAP setelah melakukan proses mediasi. Kasus tersebut diselesaikan secara kekeluargaan dengan bantuan kepala desa, dan AAP hanya diwajibkan untuk lapor selama tiga bulan. Kapolsek Tlogowungu, Iptu Munjahid, menyatakan bahwa kondisi remaja tersebut sangat memprihatinkan, mengingat AAP harus menghidupi adiknya seorang diri dan membiayai pendidikan adiknya.

BACA JUGA  Kodim Wonogiri Gelar Penyuluhan Hukum Bagi Prajurit dan PNS

Beberapa warga dan netizen yang melihat kejadian ini mengadu kepada Presiden Prabowo Subianto, berharap agar pemerintah lebih peka terhadap kemiskinan yang dialami rakyat dan memberikan perhatian lebih kepada keluarga yang membutuhkan.

file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg
Gambar 1 Gambar 2