GROBOGAN || JATENGGAYENGNEWS.com – Pada puncak peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) 2024, yang diselenggarakan di Auditorium Siwabessy Gedung Prof Sujudi Kemenkes RI, Jakarta, pada Selasa (04/06/2024), Bupati Grobogan, Sri Sumarni, dianugerahi piagam penghargaan Paramesti oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Penghargaan prestisius Paramesti diserahkan secara langsung oleh Direktur Jenderal Pencegahan dan Penanganan Penyakit tidak Menular Kemenkes kepada Bupati Grobogan. Acara ini menjadi momen penting karena Kemenkes memberikan penghargaan kepada 13 kabupaten/kota di seluruh Indonesia atas upaya mereka dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terkait konsumsi makanan bergizi serta pengendalian konsumsi tembakau.
Saat menerima penghargaan tersebut, Bupati Grobogan menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaannya atas penghargaan tersebut. Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus memajukan kesehatan masyarakat Grobogan dengan berbagai program dan kegiatan yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup.
Peran serta aktif masyarakat Grobogan dalam mendukung program-program kesehatan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah menjadi salah satu faktor utama dalam meraih penghargaan ini. Dengan adanya kesadaran yang semakin meningkat, diharapkan konsumsi makanan bergizi akan menjadi gaya hidup yang lebih diutamakan, sementara konsumsi tembakau dapat ditekan secara signifikan.
Penghargaan Paramesti ini juga menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Grobogan untuk terus mengembangkan dan meningkatkan program-program kesehatan yang sudah ada, serta menginisiasi langkah-langkah baru untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakatnya.
Komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat Grobogan dalam mewujudkan lingkungan yang sehat dan bebas dari dampak negatif konsumsi tembakau akan terus diperkuat melalui berbagai kegiatan edukasi, sosialisasi, dan pengawasan yang lebih intensif di masa mendatang. Dengan demikian, diharapkan Grobogan akan menjadi contoh yang menginspirasi bagi daerah lain dalam upaya meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat. (Lu2k/red)






