Sekda Butuh Akselerasi Dalam Pengembangan JTAB Era Baru.

SEMARANG || jatenggayengnews.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno mendorong Perusahaan Perseroan Daerah, Jawa Tengah, Agro Berdikari (PT JTAB) menuju “era baru”. JTAB perlu membuat paradigma baru dalam pengelolaan JTAB, terus berinovasi agar perusahaan semakin berkembang, kinerja meningkat, dan mendukung kontribusi pendapatan asli daerah.

“JTAB era baru, maksudnya supaya teman-teman di JTAB membuat paradigma baru dalam pengelolalan JTAB. Ini butuh akselerasi yang cepat dalam pengembangan JTAB,” ujar Sekda saat acara pembinaan pegawai JTAB di Bale Agung Tlogo, Tuntang Kabupaten Semarang, Rabu (31/05/2023).

PT JTAB merupakan salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang bergerak di bidang pertanian, perindustrian, perdagangan, pariwisata, dan jasa.

BACA JUGA  Kedekatan Ruben–Betrand Terlihat dalam Percakapan Umrah dan Sepak Bola

“Sehingga kinerja meningkat dan performance menjadi lebih baik dari tahun ke tahun. Karena BUMD juga menjadi harapan kita untuk berkontribusi pada PAD Jateng,” katanya.

Sekda mencontohkan pengembangan wisata alam Agro Tlogo yang selama ini hanya menawarkan wisata alam. Ke depan tempat ini juga akan menyediakan rest area yang unik dan menarik. Rest Area Tlogo yang luasnya mencapai ratusan hektare akan dipadukan dengan wisata alam. Potensi tersebut harus dimanfaatkan untuk pengembangan dan peningkatan pendapatan daerah.

BACA JUGA  Kunjungi Kodim 0705/Magelang, Pangdam Bagikan Kiat Ciptakan Keluarga Harmonis

Lebih lanjut Sekda menjelaskan, hingga sekarang belum ada rest area yang terintegrasi dengan tempat wisata seperti di Tlogo yang menawarkan wisata perkebunan buah, karet, kolam renang, arena permainan outbound, dan sebagainya. Sehingga ini butuh kajian dan berbagai inovasi agar berjalan dengan baik.

“Pemprov Jateng mempunyai agro wisata yang akan lebih diakselerasi, karena kita ada proyek untuk rest area. Bahkan, rest area akan dikerjakan lebih cepat karena izinnya akan habis, sehingga sebelum 2024 harus sudah selesai,” jelas tegasnya.

BACA JUGA  Dorong Pariwisata dan Ekonomi Wonosobo, Sekda Jateng Berpartisipasi dalam Duathlon Sindoro Sumbing 2023

Wartawan : Arifin

Editor        : Luluk

Gambar 1 Gambar 2