SUKABUMI || Jatenggayengnews.com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan dengan menjadikan perbaikan ruas-ruas jalan strategis sebagai prioritas utama pembangunan daerah.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui peninjauan langsung yang dilakukan Bupati Sukabumi bersama Kepala UPTD PU Wilayah III Cicurug, Asep Saepuloh, ke sejumlah ruas jalan di Kabupaten Sukabumi pada Kamis (4/6/2026).
Tiga ruas jalan vital yang menjadi fokus peninjauan meliputi jalur Pangkalan–Kalapanunggal, Pakuwon–Cipeuteuy, serta koridor Parungkuda–Bojongpari. Ketiga ruas tersebut dinilai memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas perekonomian di wilayah setempat.
Kepala UPTD PU Wilayah III Cicurug, Asep Saepuloh, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses verifikasi lapangan untuk memastikan kondisi aktual infrastruktur jalan yang selama ini menjadi perhatian masyarakat.
“Peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut atas berbagai informasi, laporan, dan aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat terkait kondisi jalan di sejumlah wilayah,” ujar Asep.
Menurutnya, Bupati Sukabumi ingin melihat secara langsung kondisi ruas jalan yang selama ini dikeluhkan warga agar kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
“Bupati membaca dan memverifikasi setiap informasi yang diterima, baik dari jajaran pemerintah maupun masyarakat. Beliau ingin memastikan kondisi sebenarnya sehingga langkah penanganan dapat dilakukan secara tepat,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sukabumi juga memberikan arahan kepada jajaran Dinas Pekerjaan Umum agar segera menindaklanjuti hasil verifikasi dengan mengusulkan program penanganan pada ruas-ruas jalan yang membutuhkan perbaikan.
“Insyaallah hasil peninjauan ini akan segera ditindaklanjuti dan direalisasikan dalam waktu dekat sesuai dengan skala prioritas yang telah ditetapkan,” kata Asep.
Selain percepatan perbaikan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi saat ini juga tengah melakukan pemetaan prioritas pembangunan infrastruktur berdasarkan tingkat kerusakan jalan, volume kendaraan yang melintas, serta tingkat urgensi kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.
Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan pembangunan yang lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan aksesibilitas, keselamatan berkendara, serta pertumbuhan ekonomi daerah.
Dengan adanya peninjauan langsung dari kepala daerah, masyarakat berharap perbaikan jalan yang selama ini dinantikan dapat segera terealisasi sehingga aktivitas sehari-hari menjadi lebih lancar dan nyaman.






