SRAGEN||jatenggayengnews.com — Harapan warga Desa Sunggingan untuk memiliki akses penghubung menuju Desa Giri Margo hingga kini masih belum terealisasi. Salah satu persoalan yang menjadi perhatian masyarakat adalah belum tersedianya jembatan penghubung yang dinilai sangat dibutuhkan untuk memperlancar aktivitas dan mobilitas warga.
Kondisi tersebut menjadi aspirasi masyarakat yang perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. Jembatan bukan sekadar infrastruktur, tetapi menjadi akses penting bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan ekonomi, pendidikan, sosial, dan pelayanan masyarakat.
Lurah/Kepala Desa Sunggingan, Bapak Gunawan, kemudian bertemu dengan BPC PERADIN yang diwakili Hartono Suwongso, S.H. Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk menyampaikan langsung aspirasi warga terkait kebutuhan pembangunan jembatan penghubung menuju Desa Giri Margo.
Hartono Suwongso, S.H. menyampaikan bahwa aspirasi masyarakat harus menjadi perhatian bersama dan perlu diperjuangkan melalui jalur yang tepat agar dapat ditindaklanjuti oleh pihak terkait.
«“Ini adalah aspirasi masyarakat. Harapan warga sangat sederhana, yaitu memiliki akses yang aman dan layak. Kami akan mengawal aspirasi ini agar dapat disampaikan kepada instansi yang berwenang dan mendapatkan tindak lanjut,” ujar Hartono.»
Masyarakat berharap pemerintah dapat segera melakukan kajian, koordinasi, dan langkah konkret terkait pembangunan jembatan tersebut sehingga akses Sunggingan menuju Giri Margo dapat terwujud.
Jembatan boleh belum berdiri hari ini, tetapi harapan warga jangan sampai berhenti. Aspirasi masyarakat harus didengar, dikawal, dan diperjuangkan sampai ada solusi.
“Dari Sunggingan untuk Akses yang Lebih Baik: Warga Bergerak, Aspirasi Dikawal.”
editor = Aini
file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg






