Irigasi Tersier Rp100 Juta Sukarami Disorot, Tiang Roboh

Tentang Kami20 Dilihat

Bengkulu || jatenggayengnews.com – Pekerjaan pemeliharaan jaringan irigasi tersier di Sukarami menjadi sorotan setelah bagian tiang penyangga dilaporkan roboh. Informasi tersebut terlihat dalam unggahan yang beredar di media sosial dan menyebut nilai pekerjaan mencapai sekitar Rp100 juta.
Dalam informasi yang beredar, kondisi tersebut disebut terjadi baru sekitar tiga bulan setelah pekerjaan. Kerusakan pada bagian bangunan irigasi itu memunculkan pertanyaan mengenai kualitas pekerjaan serta pelaksanaan pemeliharaan jaringan irigasi tersebut.
Jaringan irigasi tersier memiliki peran penting dalam mendukung distribusi air ke lahan pertanian. Karena itu, kerusakan infrastruktur dalam waktu relatif singkat dapat mengganggu fungsi pengairan apabila tidak segera ditangani.
Warga maupun pihak terkait diharapkan dapat melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi bangunan, termasuk kualitas material dan pelaksanaan pekerjaan. Klarifikasi dari instansi yang menangani proyek tersebut juga diperlukan agar informasi mengenai nilai pekerjaan, spesifikasi, serta penyebab kerusakan dapat diketahui secara jelas.
Catatan: Berita ini disusun berdasarkan informasi yang tampak pada gambar yang Anda kirim; rincian mengenai pihak pelaksana dan hasil pemeriksaan belum tercantum secara jelas dalam gambar.

Gambar 3
file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg
Gambar 1 Gambar 2