Teknologi Bata Interlock Bikin Rumah Bantuan Lebih Murah

Advertorial94 Dilihat

WONOGIRI||Jatenggayengnews.com_Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mencari terobosan untuk mempercepat pengurangan kebutuhan rumah atau backlog perumahan. Salah satu inovasi yang kini diuji adalah penggunaan bata interlock untuk membangun rumah dengan biaya lebih efisien.

Inovasi tersebut diterapkan dalam pembangunan rumah baru bagi warga di Desa Jaten, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri. Rumah tersebut diresmikan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen pada Kamis (13/8/2026).

Pemprov Jateng menggandeng PT Semen Indonesia (Persero) untuk menguji penggunaan bata interlock sebagai alternatif material pembangunan rumah bantuan pemerintah.

BACA JUGA  Misteri Kebakaran Hebat Gedung Bapenda DKI Jakarta

Teknologi ini dinilai memiliki sejumlah keunggulan karena dapat membuat proses pembangunan lebih praktis sekaligus menekan biaya. Dengan demikian, semakin banyak masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh rumah layak huni.

Taj Yasin mengatakan inovasi konstruksi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mencari solusi atas kebutuhan hunian masyarakat.

Menurutnya, rumah dengan luas sekitar 30 meter persegi dapat dibangun dengan anggaran sekitar Rp60 juta menggunakan teknologi tersebut. Angka itu diharapkan menjadi salah satu pertimbangan dalam menghadirkan hunian yang terjangkau bagi masyarakat.

BACA JUGA  *Polda Jateng Imbau Peserta Aksi Unras Bersama Jaga Keamanan Selama Aksi Transportasi Onlin

Penggunaan bata interlock juga menjadi langkah untuk mendorong pembangunan rumah secara lebih cepat. Pemerintah berharap inovasi teknologi konstruksi tidak hanya menambah jumlah rumah, tetapi juga memastikan pembangunan berlangsung efisien dan tepat sasaran.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa pengurangan backlog perumahan membutuhkan inovasi, kolaborasi, serta pemanfaatan teknologi yang mampu menekan biaya pembangunan.

BACA JUGA  Hadapi El Nino, Pj Gubernur Harap Peternak di Jateng Harus Terus Meningkat

Dengan terus mengembangkan alternatif material dan metode konstruksi, Pemprov Jateng berharap akses masyarakat terhadap rumah layak dan terjangkau semakin terbuka.

Gambar 3
file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg
Gambar 1 Gambar 2