YOGYAKARTA||Jatenggayengnews.com_Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, menegaskan bahwa transformasi digital di lingkungan pemerintahan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar menjadi ajang menciptakan aplikasi baru.
Pesan tersebut disampaikan saat membuka High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-DIY di Grand Hotel De Djokja, Yogyakarta, Kamis (16/7). Menurut Sri Sultan, keberhasilan digitalisasi tidak diukur dari banyaknya aplikasi atau kartu yang diterbitkan, melainkan dari kemudahan layanan yang benar-benar dirasakan masyarakat.
“Teknologi wajib memudahkan warga, bukan memindahkan beban pelayanan kepada warga,” tegas Sri Sultan.
Ia juga mengingatkan bahwa kemajuan teknologi akan kehilangan makna apabila justru menyulitkan masyarakat, terutama kelompok rentan yang membutuhkan akses layanan publik yang sederhana dan mudah dijangkau.
Melalui forum TP2DD, Pemerintah DIY berharap seluruh instansi mampu memperkuat sinergi dalam menghadirkan layanan digital yang lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, sehingga transformasi digital benar-benar menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg






